Jumlah Pemudik Motor Menurun

Penulis: Dheri Agriesta Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 23:00 WIB Mudik
Jumlah Pemudik Motor Menurun

Antara

JUMLAH pemudik motor pada Lebaran 2018 menurun drastis dibandingkan tahun lalu. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi percaya penurunan berkat usaha dan imbauan pemerintah.

"Kalau saya rada GR (gede rasa), promosi kita itu untuk mengimbau mereka itu didengerin juga," kata Budi di Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Juni 2018.

Budi bersyukur angka pemudik menggunakan motor berkurang. Sebab, jumlah pemudik motor dan kecelakaan lalu lintas selalu beriringan.

"Jumlah motor selalu berbanding lurus dengan kecelakaan lalu lintas, motornya turun, lakanya (kecelakaan) juga turun," kata Budi.

Mantan Dirut Angkasa Pura II ini menyebut, mudik gratis untuk pengemudi sepeda motor yang diadakan Kementerian Perhubungan sukses mengurai jumlah pemotor di jalanan. Ia mengatakan, masyarakat kalangan tertentu sangat membutuhkan program mudik gratis ini.

Budi mengakui, pemerintah tak bisa serta merta melarang masyarakat mudik menggunakan motor. Sebab, pemudik membawa kendaraan mereka lantaran akses menuju kampung halamannya jauh.

"Bayangkan kalau mereka kampungnya jauh, mau ke mana-mana mesti pakai motor, tambahan biaya lagi dong," jelas dia.

Berdasarkan data yang diperoleh di Posko Nasional Angkut Mudik Lebaran 2018 Kementerian Perhubungan, pengendara motor yang masuk Jabodetabek tahun 2018 naik 69,5 persen dibanding tahun lalu. Sementara pengendara motor yang keluar turun 76,9 persen dibanding tahun lalu. Adapun pemudik motor tahun ini turun 57,7 persen dibanding tahun lalu. (medcom/OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More