Puluhan Bangunan di Sumenep Rusak akibat Gempa 4,7 SR

Penulis: Mohammad Ghazi Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 19:05 WIB Nusantara
Puluhan Bangunan di Sumenep Rusak akibat Gempa 4,7 SR

ANTARA FOTO/Saiful Bahri

GEMPA bumi yang terjadi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Rabu (13/6) malam, selain menyebabkan enam orang mengalami cidera juga menyebabkan sejumlah bangunan di Kecamatan Batuputih mengalami kerusakan.

Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Batuputih dan Kecamatan Dasuk. Berdasar data dari Bafan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, di dua kecamatan itu sedikitnya 60 bangunan rusak parag dan ringan. Sebuah madrasah di Desa Bullaan, rubuh total akibat gempa.

"Data terakhir yang berhasil kami himpun, ada 60 rumah mengalami rusak. Sembilan diantaranya rusak parah dan tidak bisa ditempati,'' kata Kepala BPBD Sumenep, Abdul Rahman Riadi, Kamis (14/6).

Sebagian korban terpaksa mengungsi dan menempati tenda darurat yang disediakan pemerintah setempat. Sebagian lainnya memilih tinggal di rumah mereka. "Kami bersyukur karena masih bisa berlebaran meski harus di tenda pengungsian," kata Muniri, salah seorang korban gempa.

Ia mencerutakan, saat guncangan terjadi ia dan keluarganya baru datang dari salat taraweh di musala tidak jaub dari rumahnya. Saat akan memasuki rumahnya, tiba-tiba ia merasakan getaran dan melihat perabotan rumah tangganya bergoyang dan berjatuhan.

"Saya dan beberapa anggota keluarga langsung keluar rumah sambil berteriak gempa," katanya.

Saat itu, kata Muniri, beberaap bagian rumahnya mulai runtuh hingga akhirbya tidak bisa ditempati. "Kami belum memiliki rencana apapun untuk perbaikan. Karena saat ini kami masih trauma dengan apa yang terjadi," katanya.

Sementara itu, dari enam orang korban luka, dua diantaranya harus menjalani rawat inap di Puskesmas Batuputih. Mereka mengalami cidera akibat tertimpa reruntuhan bahan bangunan saat terjadi gempa.

Gempa bumi terjadi di Kabupaten Sumenep, Senin malam. Data BMKG menyebutkan, gempa bumi tersebut berkekuatan 4.8 SR dengan pusat gempa sekitar 6 km arah Timur Laut Kota Sumenep dengan kedalaman 12 kilometer.(X-10)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More