Diserbu Pemudik, Volume Sampah di Yogyakarta Diprediksikan Naik

Penulis: Ardi Teristi Hardi Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 17:25 WIB Nusantara
Diserbu Pemudik, Volume Sampah di Yogyakarta Diprediksikan Naik

Antara

KOTA Yogyakarta menjadi salah satu daerah yang diserbu pemudik pada masa libur Lebaran. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Suyana memprediksi volume sampah juga akan meningkat pada masa libur Lebaran.

"Volume sampah pada libur Lebaran tidak ada penambahan signifikan, paling tinggi peningkatannya sekitar 10 persen dari (hari-hari biasa) 300 ton perhari," terang dia di kantornya, Kamis (14/6).

Untuk mengantisipasi sampah-sampah pada masa libur lebaran, petugas kebersihan di Kota Yogyakarta tidak libur. Mereka hanya mengubah jam kerja agar tetap bisa beribadah. Jam kerja petugas kebersihan digeser lebih dini.

Pada hari H, petugas kebersihan sudah mulai bekerja pada pukul dua sehingga pada pukul lima mereka sudah selesai dan bisa melaksanakan ibadah.

"Ada 430 petugas kebersihan yang bertugas pada libur lebaran," kata dia.

Armada yang bertugas ada 32 truk pengangkut sampah, tiga truk compaktor sampah, dan dua truk penyapu sampah.

Ia menyebut, masalah yang dihadapi dalam hal kebersihan pada masa libur Lebaran adalah sampah yang tersebar di banyak tempat, sesuai aktivitas masyarakat. Menjelang Lebaran hingga H +4, konsentrasi sampah berada di pusat-pusat perbelanjaan, objek wisata, oleh-oleh, dan kuliner. Pada H +5 dan setelahnya, sampah-sampah akan kembali banyak terkumpul di TPS-TPS. (X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More