AGP Gelar Pasar Murah H-1 Lebaran

Penulis: Irene Harty Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 15:39 WIB Humaniora
AGP Gelar Pasar Murah H-1 Lebaran

MI/ BARY FATHAHILAH

ARTHA Graha Peduli (AGP) menggelar pasar murah dan penjualan daging sapi bersubsidi di Gang Abdul Fatah RT.3/RW.4 Rawa Badak Selatan, Plumpang, Jakarta Utara, pada Kamis (14/6).

AGP menjual paket sembako lengkap berisi 2 kg beras, gula pasir 1 kg, minyak goreng Bimoli 1 liter, dan Indomie 3 bungkus seharga Rp20.000/paket, daging sapi beku bersertifikat halal Rp65.000/kg, dan beras jenis IR 64 seharga Rp9.500/kg atau Rp19.000/2 kg.

"Sebelum (malam) takbiran kita ingin agar masyarakat menengah ke bawah mendapat daging murah untuk Lebaran," ungkap Pendiri AGP, Tomy Winata, ditemui di lokasi.

Menurut Tomy pasar murah tersebut murni untuk kepedulian sosial dan panggilan sesuai dengan salah satu sila dalam Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Ya saya kira ini sudah hampir jalan tiga minggu tapi khususnya hari ini daging. Daging murah masih dibutuhkan hingga besok," sahutnya.

Selain Jakarta dan sekitarnya, AGP telah melakukan hal serupa dalam skala nasional di 800 titik lebih.

Kendati belum mengeluarkan data pasti, AGP tetap berkomitmen untuk kembali membantu masyarakat yang pendapatannya belum memadai dan belum cukup mampu di masa yang akan datang.

Ketua Pelaksana Harian AGP, Heka Hertanto, AGP mengatakan pasar murah memang ditujukan untuk warga perantauan yang tidak dapat mudik dan warga Ibukota itu sendiri.

“Moga-moga yang kita lakukan ini dapat membantu masyarakat yang kurang beruntung dan tidak bisa mudik dan hal-hal lain yang membuat mereka tinggal di Jakarta,” papar Heka.

Dia menjelaskan harga jual tersebut semakin murah karena pada Rabu (13/6), AGP juga melakukan kegiatan serupa, tapi menjual daging sapi beku Rp75.000/kg dan sembako Rp25.000/paket.

Heka mengaku kegiatan serupa telah dilakukan sejak 4-5 tahun lalu, setiap tahun pada hari-hari besar keagamaan dan khusus sebulan penuh di Ramadan.

Namun, pasar daging murah hanya dilakukan di Jabodetabek sedangkan di daerah-daerah lain hanya pasar murah menjual sembako.

AGP pun giat menggelar program-program lain yang berbasis pada pilar AGP seperti pelestarian lingkungan, penanggulangan bencana, dan sosial kemasyarakatan.

PIC AGP, Sidik Wanuri, mengaku sosialisasi mengenai pasar murah tersebut telah dilakukan seminggu sebelumnya.

Sementara itu, pembagian kupon sembako dan kupon daging untuk pembelian di pasar murah di Kelurahan Rawa Badak Selatan dibantu oleh aparat rukun tetangga dan rukun warga setempat.

"(Untuk RW.4 Rawa Badak Selatan) kita berikan 200 kupon sembako dan 200 kupon daging, tetapi kita siapkan tambahan paket sembako 1.000 dan daging 300 kg serta beras 200 kg," jelasnya.

Pembagian awal kupon dibatasi dengan tujuan menyasar warga yang menjadi prioritas yakni janda tua, pemulung, atau tenaga kerja kasar sesuai dengan kartu tanda penduduk (KTP) yang berlaku.

"KTP dibutuhkan untuk mencegah pembelian berulang," tambahnya.

Sidik juga mengatakan penyediaan barang-barang untuk pasar logistik tersebut dilakukan oleh Artha Graha Pusat. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More