Waspadai Empat Titik Rawan Kecelakaan di Sampang

Penulis: Antara Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 15:40 WIB Nusantara
Waspadai Empat Titik Rawan Kecelakaan di Sampang

Ilustrasi---thinkstock

KEPALA Polres Sampang AKB Budhi Wardiman meminta agar para pemudik yang melalui Kabupaten Sampang, Jawa Timur, hendaknya mewaspadai empat titik rawan kecelakaan di wilayah itu.

"Ini penting kami sampaikan, karena menyangkat antisipasi kecelakaan lalu lintas bagi warga yang hendak melakukan mudik Lebaran atau Balik Lebaran nanti yang akan melintas di Kabupaten Sampang ini," ujar kapolres di Sampang, Jawa Timur, Kamis (14/6).

Daerah yang rawan kecelakaan itu, meliputi di wilayah Kecamatan Jrengik sebanyak dua titik, di sepanjang Jalan Raya Taddan Camplong, serta di sepanjang Jalan Raya Kecamatan Ketapang Sampang.

Kapolres menjelaskan, titik-titik rawan kecelakaan lalu lintas itu berdasarkan hasil survei Satuan lalu Lintas Polres Sampang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sampang.

Menurut kapolres, berdasarkan hasil survei di lapangan faktor rawan kecelakaan tersebut karena dari kondisi fisik jalan dan sarana jalan yang kurang layak, serta lampu penerangan pada malam hari yang kurang jelas.

Untuk itu, sambung dia, pihaknya kembali mengimbau agar para pemudik yang melintasi wilayah rawan kecelakaan agar bisa mengurangi kecepatan dalam berkendara serta patuh terhadap rambu-rambu berlalulintas. Hal ini dilakukan agar pemudik tetap selamat sampai kampung halamannya.

"Tetap selalu berhati-hati agar berkendaraan aman dan bisa berkumpul bersama keluarga," ujarnya.

Selain itu, pemudik untuk tetap waspada di titik rawan laka, juga dihimbau titik-titik pasar tumpah karena berpotensi mengakibatkan kepadatan kendaraan.

Di Kabupaten Sampang, jalur lalu lintas yang rawan macet, karena pasar tumpah, antara lain di sepanjang Jalan Raya Camplong, yakni di Pasar Tradisional Camplong, Pasar Tanjung Camplong, dan Pasar Torjun.

"Titik pasar tumpah yang membuat kepadatan kendaraan ini harus diwaspadai, tapi kita sudah sebar petugas pengamanan untuk mengatur kelancaran arus lalu lintas," katanya. (X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More