NasDem: Lebaran Jangan Dicemari Permusuhan Politik

Penulis: Antara Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 13:53 WIB Polkam dan HAM
NasDem: Lebaran Jangan Dicemari Permusuhan Politik

MI/Pius Erlangga
KETUA DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo

KETUA DPP Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo mengatakan salah satu tujuan mudik untuk berbagi kebahagiaan dan kebaikan bersama sanak saudara. Ia berharap momentum mudik lebaran tidak dicemari ketegangan apalagi permusuhan karena perbedaan pandangan politik dan memaksakan kehendak.

"Momentum mudik adalah untuk saling berbagi kebaikan dan kebahagiaan. Idul Fitri ini anugerah luar biasa dapat berkumpul dengan keluarga besar dan kenalan lama untuk berbagi kebahagiaan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Syahrul berharap momentum mudik Lebaran tidak dicemari ketegangan apalagi permusuhan karena perbedaan pandangan politik dan memaksakan kehendak.

"Selama mudik, ceritalah yang baik-baik saja, hal-hal yang menyenangkan, membesarkan kasih, mempererat silahturahmi. Tidak enak sekali kalau kumpul-kumpul malah berujung saling membenci karena ada yang memaksakan pandangan atau pendapatnya," ujarnya.

Dia mengatakan ada sejumlah oknum mengajak para pemudik untuk menceritakan hal-hal negatif dari pemerintahan sekarang serta menyebarkan hal-hal yang tidak jelas kebenarannya.

Hal tersebut, kata dia, justru menodai makna Idul Fitri. "Kalau bisa, setelah mudik, lanjutkan kebiasaan untuk berbagi kebaikan dan menghentikan iri dengki oleh alasan yang tidak jelas," kata dia. (OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More