Kemensos Terjunkan Tagana di Gempa Sumenep

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 13:25 WIB Humaniora
Kemensos Terjunkan Tagana di Gempa Sumenep

ANTARA/Saiful Bahri
Petugas Tagana dibantu anggota TNI membersihkan puing rumah yang ambruk akibat gempa yang melanda Desa Bula'an, Sumenep, Jawa Timur, Kamis (14/6/2018).

MENTERI Sosial Idrus Marham mengatakan Kementerian Sosial telah mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan menyalurkan bantuan logistik untuk korban gempa bumi di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Gempa itu terjadi pada Rabu (13/6) malam sekitar pukul 20.06 WIB.

"Untuk korban bencana gempa bumi di Sumenep, saat ini, bantuan sudah mulai disalurkan bertahap baik berupa tenda maupun makanan. Intinya layanan dasar korban terdampak sudah dilakukan sebagaimana yang selalu Presiden Joko Widodo sampaikan bahwa dalam masa duka akibat bencana, Negara Hadir memberikan perlindungan sosial," ujar Mensos di Jakarta, Kamis (13/6).

Bantuan yang dikirimkan, ujar Mensos, berupa satu unit tenda serbaguna, 100 lembar matras, 100 tenda gulung, 30 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 paket sandang, 100 paket lauk pauk, dan satu unit tenda keluarga, serta barang bantuan bahan untuk dapur umum. Total nilai bantuan untuk tahap pertama ialah Rp154.645.200.

“Tidak ada istilah libur dalam memberikan layanan perlindungan sosial untuk korban bencana. Meski sekarang sudah memasuki libur menjelang Lebaran, koordinasi internal Kemensos dengan seluruh stakeholder terus berlangsung untuk memastikan seluruh korban tertangani,” katanya.

Menteri Idrus mengatakan sebanyak 57 personel Tagana telah berada di lokasi, terdiri dari 37 personel Tagana Kabupaten Sumenep dan 20 personel Tagana Provinsi Jawa Timur.

Mereka tersebar di dua titik kecamatan terdampak yakni Kecamatan Banyuputih dan Kecamatan Dasuk. Untuk tahap awal, mereka membantu warga yang rumahnya terdampak gempa, melakukan evakuasi, pendataan rumah rusak, dan pendataan korban luka.

Mensos mengatakan berdasarkan pendataan sementara Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur hingga Kamis (14/6) pagi, sebanyak 36 rumah rusak di Kecamatan Batu Putih terdiri dari 21 rumah rusak ringan, empat rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak berat.

Rumah rusak di antaranya terdapat di Desa Bula'an, Desa Batu Putih Laok, Dusun Pajung Desa Bantelan, Dusun Gunung Timur Desa Sergeng. Di kecamatan ini juga terdapat tiga orang mengalami luka ringan atas nama Sei, 45, Bainah, 50, dan Tarti, 5.

Kemudian, di Kecamatan Dasuk sebanyak lima rumah rusak terdiri dari empat rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat tepatnya berada di Dusun Sergang Desa Dasuk Timur dan Dusun Laok Desa Kecer.

"Total rumah rusak di kedua kecamatan adalah 41 rumah, dengan rincian 25 rumah rusak ringan, empat rumah rusak sedang dan 12 rumah rusak berat. Semua sudah kita data dan pendataan akan terus berlangsung pada hari ini. Sementara untuk korban luka juga akan disiapkan bantuan," terang Mensos.

Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP), lanjutnya, sudah berada di lokasi bencana dan melakukan pendampingan psikososial bagi korban yang kehilangan harta benda dan korban luka-luka.

Gempa bumi tektonik mengguncang Sumenep, Jawa Timur pada Rabu (13/6) malam sekitar pukul 20.06 WIB. Gempa bumi berkekuatan 4,7 SR dan tidak berpotensi tsunami.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengungkapkan tenda pengungsian dan tenda keluarga dipastikan dipasang hari ini. Untuk paket makanan langsung didistribusikan kepada keluarga korban tanpa harus menunggu dapur umum berdiri.

"Mengingat hari ini masih dalam suasana puasa Ramadan maka diharapkan bantuan permakanan sudah mulai terdistribusi untuk keperluan memasak buka puasa. Bantuan berupa lauk pauk dan sembako disampaikan tim Tagana kepada keluarga terdampak. Mereka semua rata-rata mengungsi ke rumah sanak saudaranya," katanya.

Dirjen mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan di berbagai titik lainnya yang juga dilanda musibah. Di antaranya gempa bumi selama dua hari berturut-turut di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, yakni pada Rabu (13/6) pukul 13.59 WIB dan Kamis (14/6) pada 06.06 WIB, serta kebakaran di Distrik Manoi, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Selasa (12/6) malam sekitar pukul 23.40 WIT. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More