Iran Siap Tempur Lawan Maroko

Penulis: Nurul Fadillah Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 12:50 WIB Sepak Bola
Iran Siap Tempur Lawan Maroko

AFP/Alexander NEMENOV
Pemain timnas Iran berlatih di Bakovka, di luar kota Moskow

TIM nasional Iran menjadi tim pertama yang tiba di Rusia sejak pekan lalu untuk menghadapi Piala Dunia 2018. Mereka terus menempa kekuatan di kamp Bakovka untuk menghadapi laga perdana Grup B melawan Maroko pada Jumat (15/6) nanti.

Menurut Arsitek skuat Melli, Carlos Queiroz kemenangan melawan Maroko merupakan hal yang sangat penting karena menjadi modal bagi timnya uttuk menghadapi Spanyol pada 20 Juni mendatang di Kazan sebelum bertemu dengan Cristiano Ronaldo dan tim Portugal-nya di Saransk lima hari kemudian. Meski demikian, Queiroz menyadari, Maroko bukanlah lawan yang mudah.

Tim besutan Herve Renards tersebut belum pernah mencicipi kekalahan dalam 18 pertandingan terakhir. Meski tampil sebagai kuda hitam, Queiroz menegaskan, timnya bakal tampil maksimal untuk membuat kejutan.

"Maroko adalah negara Afrika tetapi pemain mereka lebih banyak lahir di negara Eropa dan tumbuh di sana. Mereka mendapat keuntungan dari pelatih yang bagus dan juga pemain=pemain yang kreatif, kami sanagt menghormati mereka dan saya yakin mereka menghormati kami juga," ujar Queiroz.

"Tim Melli ingin mengalahkan Maroko tetapi tidak ada jaminan untuk memenangkan pertandingan, bagaimana pun kami bisa menjamin kami akan terus berjuang hingga akhir. Aksi tentunya akan banyak ditunjukkan, karena aksi berbicara banyak daripada kata-kata itu sendiri dan kami ingin beraksi," tambah Pelatih asal Portugal tersebut.

Menjelang putaran final Piala Dunia, Maroko memang mendapat lebih banyak jam terbang dibandingkan tim Melli. Lima laga persahabatan Skuat Singa Atlas -julukan Maroko- telah dilakoni dimana empat pertandingan berhasil dimenangkan dan satu laga berakhir imbang.

Sebaliknya, tim Melli justru batal melakoni dua laga persahabatan melawan Yunani dan Kosovo yang semula direncanakan terlaksana pada 3 Juni lalu. Di laga terakhir kontra Lithuania, 8 Juni lalu, tim Melli hanya meraih kemenangan tipis 1-0.

Sebelumnya, tim Melli juga hanya meraih skor serupa saat menghadapi Uzbekistan di laga persahabatan 19 Mei lalu, sebelum dikalahkan oleh Turki 1-2 sepuluh hari kemudian. Kondisi ini menggambarkan inkonsistensi yang masih berada dalam tubuh tim Melli.

Selain itu, Iran dan Maroko tercatat belum pernah berjumpa sama sekali. Keduanya pernah menjadwalkan laga persahabatan pada 1 Juni 2017, namun dibatalkan.

Karena itu, dalam pertemuan perdana mereka kali ini, kedua tim akan saling meraba-raba kekuatan lawan. Hal ini, diakui Queiroz justru menjadi keuntungan bagi timnya.

"Kami memiliki potensi untuk mengejutkan Maroko di laga pertama kami. Kami tahu tim mereka sangat baik tetapi saya mencurigai mereka hanya tahu sedikit tentang kami," pungkas Queiroz. (sportskeeda/mehrnews/OL-4)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More