Rekayasa Lalu Lintas akan Diterapkan di Malam Takbiran

Penulis: Deny Irwanto Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 11:15 WIB Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas akan Diterapkan di Malam Takbiran

ANTARA

POLISI dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengatasi kepadatan lalu lintas di malam takbiran. Sejumlah ruas jalan akan ditutup dan arus lalu lintas dialihkan.

"Kami telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas untuk malam takbir di Jakarta. Sifatnya situasional," kata Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto saat dikonfirmasi, Kamis (14/6).

Budiyanto menjelaskan, dari rencana yang sudah disiapkan, ruas jalan dari Tugu Tani yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira - Lapangan Banteng - Pasar Baru - Jalan Gunung Sahari dan seterusnya.

Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Utara akan dialihkan ke Harmoni dan seterusnya.

"Arus lalu lintas dari Hayam Wuruk yang akan mengarah ke Jalan Medan Merdeka Barat dibelokan ke Jalan Juanda-Pasar Baru, dan seterusnya," jelas Budiyanto.

Sementara untuk arus lalu lintas dari Bundaran HI yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Barat dibelokan ke Budi Kemulian - Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit dan seterusnya, atau Patung Kuda belok kanan ke Jalan Merdeka Selatan dan seterusnya.

"Rekayasa lalu lintas bergantung situasi di lapangan," pungkas Budiyanto. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More