Warga Depok Diimbau tidak Konvoi Takbiran

Penulis: Antara Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 10:45 WIB Megapolitan
Warga Depok Diimbau tidak Konvoi Takbiran

Ilustrasi

KAPOLRESTA Depok Kombes Didik Sugiarto mengimbau warga untuk tidak melakukan konvoi menggunakan kendaraan bak terbuka pada malam takbiran.

"Risikonya sangat tinggi bagi keselamatan jiwa. Untuk itu lebih baik menggemakan takbir di Masjid dan Musala," katanya, Kamis (14/6).

Ia mengingatkan bahwa konvoi menggunakan sepeda motor ataupun bak terbuka sangat rawan kecelakaan dan menganggu pengguna jalan lainnya.

"Imbauan ini juga untuk mengurangi kepadatan kendaraan saat malam takbiran di Depok," tambahnya.

Namun, ujar Didik, pihaknya akan tetap siaga, terutama di ruas jalan yang diprediksi akan menjadi titik konvoi takbir keliling.

Dalam pengamanan ruas jalan, polisi akan menggandeng Pemerintah Kota Depok yaitu Satpol PP dan Dishub Kota Depok.

"Kami akan bertindak tegas dalam pengamanan jelang dan saat Idul Fitri. Saya berharap Depok akan tetap aman sampai Lebaran nanti," tegasnya.

Selain itu, Polresta Depok juga menginstruksikan jajarannya untuk mengefektifkan patroli keliling yang diharapkan benar-benar mampu mencegah berbagai aksi kejahatan.

Polresta Depok menyiapkan 5 Pos Pengamanan (Pospam) 24 jam yang siap berjaga. Pospam tersebut berada di Jalan Raya Bogor, McDonald Cibubur, Ramanda, Margonda, dan Cinere Limo.

"Petugas melakukan pemantauan kelancaran ketertiban berlalu lintas, serta mengantisipasi kerawanan gangguan Kamtibmas," ujarnya. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More