Video Kampanye Dicatut Anggota DPR, Cak Lontong Marah

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 10:29 WIB Politik dan Hukum
Video Kampanye Dicatut Anggota DPR, Cak Lontong Marah

Twitter @Kadir_Karding

KOMEDIAN Cak Lontong mengancam akan mengambil langkah hukum terhadap Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Kading. Pasalnya, Karding mencatut video kampanye yang menampilkan Cak Lontong dalam cicitannya di Twitter.

Rabu (13/6), Karding mengunggah sebuah video di akun Twitter pribadinya, @Kadir_Karding.

"Dengarkan apa kata Cak Lontong soal Pilgub Jateng," cicit anggota DPR RI itu sembari me-mention akun kandidat Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said dan wakilnya Ida Fauziah. Dia juga menampilkan tagar #muktibareng #membangunjatengmuktibareng.

Cicitan itu menampilkan Cak Lontong mempromosikan kandidat nomor urut dua. PKB merupakan partai pendukung Sudirman-Ida di Pilgub Jateng yang bernomor urut dua.

Masalahnya, video itu merupakan video kampanye untuk kandidat nomor dua Pilkada Jawa Timur Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

Cak Lontong langsung mengungkapkan keberatannya atas video unggahan Karding itu. Komika itu langsung mengancam akan mengambil langkah hukum.

"Saya kira @Kadir_Karding dengan sengaja telah mengambil rekaman saya yg sebenarnya utk pilgub Jatim tapi disalahgunakan untuk pilgub jateng. Apabila tdk menarik dan meminta maaf, makantim hukum kami akan melakukan langkah2 hukum yg dianggap perlu," cicit Cak Lontong lewat akun Twitter @C_lontong. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More