Manajemen Garuda Sayangkan Ancaman Mogok Pilot dan Karyawan

Penulis: Eko Nordiansyah Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 10:28 WIB Ekonomi
Manajemen Garuda Sayangkan Ancaman Mogok Pilot dan Karyawan

ANTARA/Wahyu Putro A
Sekretaris Perusahaan Garuda Indonesia Hengki Heriandono

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyayangkan rencana karyawan dan pilot yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Serikat Karyawan Garuda Indonesia terkait rencana mogok. Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) mengancam akan mogok kerja pada pekan kedua Juli jika permasalahan mereka dengan manajemen tidak diselesaikan.

"Manajemen juga turut menyayangkan statement terkait keberlanjutan rencana mogok yang disampaikan Sekarga dan APG yang seharusnya penuh dengan semangat silaturahim dan saling memaafkan khususnya menjelang masyarakat Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri," kata Sekretaris Perusahaan Garuda Indonesia Hengki Heriandono dalam keterangan tertulis, Kamis (14/6).

Dirinya menambahkan masalah antara pekerja dan manajemen Garuda masih dimediasi oleh satuan tugas (satgas) yang dibentuk pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Apalagi manajemen telah berulang kali mengajak Sekarga dan APG untuk berkomunikasi dalam berbagai forum formal dan informal.

Tidak hanya itu, manajemen mendukung upaya satgas serta mengimbau Sekarga dan APG untuk benar-benar mempercayai upaya pemerintah dan memberikan kesempatan Satgas untuk dapat menyelesaikan masalah.

Meski begitu pihaknya mengapresiasi langkah para pilot serta karyawan yang tetap mendukung kelancaran operasional selama peak season Lebaran 2018.

"Manajemen berharap seluruh karyawan Garuda Indonesia tetap bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Aksi mogok bukanlah solusi, masih ada upaya yang dapat dilakukan untuk mencari titik temu. Manajemen memastikan agar seluruh karyawan dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat pengguna jasa penerbangan Garuda Indonesia," katanya.

Selain itu, dirinya meyakinkan kepada masyarakat bahwa penerbangan Garuda Indonesia tidak terganggu dengan adanya masalah ini.

Manajemen juga terus berupaya untuk melakukan komunikasi kepada seluruh karyawan, termasuk penerbang, awak kabin dan karyawan darat untuk tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat. (Medcom/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More