Ratusan Penumpang Terlantar di Terminal Pelabuhan Gresik

Penulis: Amaluddin Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 09:17 WIB Nusantara
Ratusan Penumpang Terlantar di Terminal Pelabuhan Gresik

ANTARA/M Risyal Hidayat

RATUSAN penumpang kapal tujuan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terlantar di Terminal Pelabuhan Gresik akibat kapal yang akan mereka tumpangi, Natuna Express, rusak pada Kamis (14/6). Saat ini, 250 penumpang itu nasibnya terkatung-katung menunggu kapal berangkat.

"Jadwalnya berangkatnya hari ini dari Gresik menuju Bawean. Tapi mendadak ada bagian mesin yang rusak, sehingga tidak jadi berangkat," kata Jamil, salah satu penumpang kapal asal Bawean.

Akibat rusaknya mesin kapal itu, ada sekitar 250 penumpang kapal Natuna Express yang gagal pulang kampung.  

"Sebenarnya info bahwa kapal itu rusak sudah menyebar sejak kemarin. Tapi baru dipastikan tidak berangkat tadi malam," kata warga asal Kecamatan Tambak itu.

Nur Laili, penumpang lainnya, ikut binggung dengan rusaknya kapal. Padahal kapal Natuna Ekspress telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur sebagai angkutan kapal mudik gratis bagi warga Bawean.

"Kalau memang kondisi kapal tidak layak atau rentan rusak, mestinya pihak Natuna tidak bersedia dong. Dishub harusnya mengetahui akan kondisi kapal sebelum menjadi kapal mudik gratis," kata mahasiswi itu.

Jamil dan Nur Laili berharap Dishub Jatim atau Dishub Kabupaten Gresik bertanggung jawab atas gagalnya keberangkatan kapal tersebut. Sebab jika tidak, ratusan warga Bawean bakal terlantar di Gresik.

"Pemerintah harus bertanggungjawab dan memberi solusi, apalagi kita ingin Lebaran bertemu keluarga. Masa iya kapal yang diajak kerja sama mudik gratis malah bobrok," ujar aktivis kampus Unesa itu.

Sementara itu, Lukman, salah satu petugas kapal Natuna Express membenarkan kapalnya rusak dan menyebabkan ratusan penumpang terlantar.

Saat ini, menurut Lukman, pihak Natuna masih melakukan lobi-lobi dengan Kapal Express Bahari agar mengangkut penumpang Natuna.

"Karena perbaikannya memakan waktu sekitar satu minggu," ujarnya. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More