Lebih dari 1.000 Hooligan Inggris Dilarang Bertolak ke Rusia

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 07:50 WIB Sepak Bola
Lebih dari 1.000 Hooligan Inggris Dilarang Bertolak ke Rusia

AFP/LEON NEAL

LEBIH dari 1.000 hooligan asal Inggris diminta menyerahkan paspor mereka menjalang Piala Dunia 2018 untuk mencegah mereka bertolak ke Rusia. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan kemungkinan bentrokan dengan para pendukung Rusia seperti saat Piala Eropa 2016.

Pemerintah Inggris, Rabu (13/6), mengeluarkan pernyataan bahwa Football Banning Orders Authority (FBOA) memerintahkan 1.312 individu untuk menyerahkan paspor mereka kepada polisi pada pekan lalu.

Jumlah itu dirilis pada Rabu (13/6) menunjukkan bahwa jumlah total paspor yang telah diserahkan dari Ingris dan Wales berjumlah 1.254.

Lebih dari 10 ribu pendukung Inggris diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Rusia untuk Piala Dunia yang akan dibuka pada Kamis (14/6).

"Jumlah 1.254 itu hanya mewakili 96% dari hooligan yang diketahui memiliki paspor. Polisi akan terus mencari perusuh pemegang paspor lainnya," tegasnya.

Polisi akan menahan paspor hingga Piala Dunia usai pada 15 Juli tidak peduli apakah Inggris berhasil melaju ke babak final atau tidak. (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More