Jumlah Kendaraan yang Melintasi Tol Jakarta-Cikampek Mulai Menurun

Penulis: Antara Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 06:20 WIB Megapolitan
Jumlah Kendaraan yang Melintasi Tol Jakarta-Cikampek Mulai Menurun

ANTARA/Risky Andrianto

PT Jasa Marga mencatat volume kendaraan pemudik Lebaran 2018 di jalan Tol Jakarta-Cikampek menurun sejak Rabu (13/6) malam. Bahkan, volume kendaraan yang melintas berada di bawah prediksi awal.

"Pada shift 1, jumlah kendaraan pemudik yang melintasi GT Cikarang Utama mencapai 14.838 unit dari prediksi 19.007 unit," kata juru bicara PT Jasa Marga Tol Jakarta Cikampek Irwansyah di Bekasi, Kamis (14/6) dini hari.

Menurut dia, jumlah tersebut tercatat lebih sedikit dari situasi normal sebanyak 26.883 unit kendaraan, sehingga ada penurunan sekitar 44,8%.

Pada shift 2, transaksi di Gerbang Tol Cikarang Utama tercatat jumlah kendaraan pemudik dari Jakarta mengarah ke Cikampek dan Cipali mencapai 13.998 kendaraan dari prediksi 17.502 kendaraan.

"Jumlah kendaraan pada sore hari hingga menjelang malam tadi turun sekitar 43,5% dari situasi normal sebanyak 24.754 unit kendaraan," ujar dia.

Irwansyah mengatakan lalu lintas di Tol Jakarta Cikampek kembali normal pada pukul 21.25 WIB.

"Lawan arah sempat diberlakukan kurang lebih satu jam dari KM53 hingga Dawuan (KM 61) yang kemudian diperpanjang hingga KM 69 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek," kata dia.

Irwansyah memprediksi puncak arus mudik di Tol Jakarta-Cikampek telah terjadi pada Selasa (12/6) malam. Saat itu, jumlah kendaraan dari Jakarta ke arah Cipali dan Cikampek lebih dari 92.000 unit. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More