Armada Terbatas, Pasokan Air Bersih Terhambat

Penulis: (LD/PO/RF/BB/N-3) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 08:05 WIB Nusantara
Armada Terbatas, Pasokan Air Bersih Terhambat

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

WARGA di wilayah ke­keringan masih kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Seperti di Cilacap, Jawa Tengah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat belum sepenuhnya menyuplai seluruh kebutuhan air bersih di daerah yang mengajukan bantuan air bersih. Saat ini BPBD baru menyalurkan 14 tangki untuk enam desa di dua kecamatan.  

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Martono, mengungkapkan bahwa pihaknya baru mengirimkan 14 tangki untuk enam desa di dua kecamatan, yakni Bantarsari dan Kawunganten. Padahal, dari data yang ada pengajuan bantuan air bersih berasal dari 12 desa di tiga kecamatan.

“Keterbatasan armada. Baru dua armada yang berjalan. Desa-desa lainnya nanti menyusul,” kata Martono, Rabu (13/6).
    
Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, krisis air bersih menyebabkan warga Kelurahan Manutepen, Kota Kupang, ramai-ramai mengambil air dari sambungan pipa PDAM yang bocor di sisi jalan raya. Sudah dua pekan ini air PDAM yang mengalir ke rumah-rumah penduduk  terhenti.

Seperti Nela Tefi, warga RT 15 RW 04 mengaku setiap hari mengantre mulai pukul 05.00 pagi. Air yang bocor di pipa, dialirkan ke sebuah bak kecil sebelum dipindahkan ke jeriken untuk dibawa pulang. “Saya menunggu selama berjam-jam sampai penuh bak kecil,” kata Nela Tefi.

Krisis air juga dirasakan para petani di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sejumlah lahan padi mengalami gagal panen karena kekurangan pasokan air. “Pada musim tanam kedua juga sebetulnya sudah kurang pasokan air. Apalagi, lahan sawah di sini sebagian besar merupakan tadah hujan. Makanya pada musim tanam kedua banyak yang gagal,” kata Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan Kecamatan Surade, Sahlan, kepada Media Indonesia, Rabu (13/6).

Untuk mengantisipasi krisis air, seperti di Bangka Belitung BPBD provinsi mengimbau kepada seluruh BPBD kabupaten untuk membantu mendistribusikan air ke daerah terdampak kekeringan. (LD/PO/RF/BB/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More