Kecelakaan Kapal Laut Tewaskan 14 Orang

Penulis: (LN/DW/RF/N-3) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 07:50 WIB Nusantara
Kecelakaan Kapal Laut Tewaskan 14 Orang

Ist

KAPAL penyeberangan antarpulau KLM Arista mengalami kecelakaan dan tenggelam kemarin sekitar pukul 12.45 Wita. Kapal tenggelam saat berlayar dari Pulau Barrang Lompo, Kecamatan Tamalate, menuju Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Dicky Sondani, mengatakan kapal tenggelam masih di wilayah perairan Makassar dengan mengangkut penumpang sekitar 37 orang.

“Personel Direktorat Polair dan Polres Pelabuhan, Basarnas dengan menggunakan kapal bawah kendali operasi Baharkam Polri, sudah melakukan evakuasi terhadap korban yang selamat dan juga meninggal dunia,” jelas Dicky,  Rabu (13/6).

Dari jumlah korban yang ditemukan, 24 orang dirawat di Rumah Sakit TNI-AL Jala dan RS Jauri Akademis. Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono yang memantau langsung kondisi korban kapal tenggelam di RS Jala Ammari mengatakan jumlah korban selamat ada 24 orang. “Korban meninggal dunia ada 14 orang. Baru tujuh orang yang berhasil dievakuasi, dan sisanya masih dalam pencarian,” jelas Soni.

Kecelakaan laut juga terjadi di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung. Kapal cepat yang membawa 40 pemudik dari Sukadami, Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menuju Sungai Pasir Sumatra Selatan pecah, kemarin. Tiga orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, membenarkan kejadian tersebut.

Pada kesempatan berbeda, Staf Humas Basarnas Palembang, Sumatra Selatan, Dayu Willy, membenarkan bahwa speed boat KM Albet PK 200 yang berangkat dari Dermaga Kampung Suka, Bangka Belitung, sekitar pukul 07.00 WIB mengalami kecelakaan tunggal setelah dihantam ombak besar sekitar pukul 09.00 WIB. Kecelakaan terjadi di Pulau Maspari, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan.

Sebanyak 27 penumpang sempat diselamatkan nelayan yang berada di sekitar kejadian. Sayangnya, tiga penumpang bernama Irga, Devi, dan Imel meninggal dalam kejadian itu. (LN/DW/RF/N-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More