Sambut Putaran II, Singo Edan bakal Bersih-Bersih

Penulis: (Ant/R-2) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 06:40 WIB Olahraga
Sambut Putaran II, Singo Edan bakal Bersih-Bersih

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

PERFORMA buruk Arema FC di awal musim membuat manajemen klub mengkaji ulang skuat mereka saat ini. Sebanyak delapan pemain yang memperkuat tim berjuluk ‘Singo Edan’ itu pada putaran pertama Liga 1 2018 bakal dilepas manajemen, baik dilepas untuk dipinjamkan maupun permanen.

Menurut General Manager Arema FC Rudy Widodo, tidak satu pun pemain tahu nama-nama yang bakal dilepas. Hanya manajemen dan tim pelatih yang sudah mengantongi nama-nama pemain yang bakal dilepas itu, termasuk pemain asing.  

“Sampai saat ini manajemen masih belum komunikasi dengan pemain karena masih ada empat kali pertandingan sisa pada putaran pertama. Kami tidak ingin konsentrasi pemain buyar gara-gara adanya pencoretan pemain. Manajemen menunggu waktu yang tepat untuk berkomunikasi dengan pemain,” ujar Rudy di Malang, Rabu (13/6).

Rudy mengatakan manajemen mungkin akan berkomunikasi dengan pemain saat menjelang putaran pertama tuntas atau setelah meladeni Sriwijaya FC. Hanya, kata Rudy, manajemen tidak asal melepas atau mencoret pemain, tetapi juga mencarikan klub baru sebagai pelabuhan baru bagi mereka yang dilepas. “Kami pasti akan mencarikan klub baru bagi pemain Arema FC yang dicoret pada putaran kedua nanti.”

Ia mengaku sudah ada beberapa klub yang berminat untuk menggunakan jasa pemain ‘Singo Edan’ yang dilepas itu untuk memperkuat timnya pada putaran kedua Liga 1 nanti. “Semua memang masih bersifat komunikasi awal, belum ada keputusan dan kepastian,” tuturnya.

Pemain Arema FC yang sudah tidak diperpanjang lagi kontraknya dan dicoret dari tim ialah Balsa Bozovic. Yang lainnya masih menunggu waktu yang tepat, menjelang putaran kedua. Manajemen masih menutup rapat-rapat nama-nama pemain yang bakal dicoret tersebut.
Arema FC saat ini menghuni urutan ke-15 dengan 15 poin dari 13 laga. (Ant/R-2) 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More