Performa Soft Tenis makin Menjanjikan

Penulis: (Ant/R-2) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 06:20 WIB Olahraga
Performa Soft Tenis  makin  Menjanjikan

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

SEKITAR dua bulan menjelang dimulainya Asian Games 2018, tim soft tenis Indonesia berhasil memboyong 5 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu dari turnamen internasional bertajuk The 4th Agel World Tour Soft Tennis Championships di Pattaya, Thailand, 7-11 Juni 2018.

Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (Pesti) melalui  rilisnya, Rabu (13/6), mengungkapkan skuat ‘Merah Putih’ yang akan membela Indonesia pada Asian Games 2018 itu mendulang emas melalui Elbert Sie di nomor tunggal putra, pasangan Prima Simpatiaji/Irfandy Hendrawan dan ganda campuran Elbert Sie/Dwi Rahayu Pitri, serta tunggal putri junior U-18 atas nama Anna Kawengian.

Selain itu, pasukan Indonesia bertengger di podium tertinggi kategori beregu putra turnamen yang diikuti peserta dari enam negara (Thailand, Indonesia, Filipina, Jepang, Kamboja, dan India) itu.

“Hasil uji coba ini membuat kami makin percaya diri menyongsong Asian Games 2018 Agustus nanti,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Pesti Martuama Saragi.  

Turnamen yang berlangsung di kawasan wisata Pattaya di ‘Negeri Gajah Putih’ itu mengakhiri program uji coba pemusatan latihan nasional soft tenis yang dimulai sejak awal tahun ini. Prima Simpatiaji dan kawan-kawan telah melakoni uji coba di berbagai kejuaraan internasional di Nakhon Ratchasima, Thailand, Hiroshima, Jepang, dan Frankfurt, Jerman.

“Setelah ini, kami kembali menjalani training camp di Incheon, Korea Selatan, dari 17 Juni hingga 2 Juli,” tutur pelatih putra pelatnas soft tenis, Ferly Montolalu.

PP Pesti mencanangkan target perolehan 1 keping medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu Asian Games 2018. Pada pesta olahraga antarnegara di kawasan Asia empat tahun silam di Incheon, Korea, soft tenis menyumbang satu medali perak dari nomor tunggal putra atas nama Edi Kusdaryanto serta satu perunggu dari ganda campuran, pasangan Prima Simpatiaji dan Maya Rosa. (Ant/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More