Sekjen PAN: Amien Rais Tak Bermaksud Dirinya yang Maju Jadi Capres

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 20:48 WIB Politik dan Hukum
Sekjen PAN: Amien Rais Tak Bermaksud Dirinya yang Maju Jadi Capres

MI/Susanto

SEKRETARIS Jendral PAN Eddy Soeparno mengatakan, pernyataan Amien Rais beberapa waktu lalu bukan dalam konteks dirinya yang akan maju sebagai calon presiden dari PAN di pemilihan 2019 nanti.

"Saya akan coba luruskan agar tidak terjadi salah paham. Jadi pak Amien kemarin mencoba mengatakan PAN itu tidak kekurangan kader jika berbicara mengenai pilpres. Di antaranya ada Zulkifli Hasan, Hatta Rajasa, Soetrisno Bachir, dan juga Amien Rais," terang Eddy saat dihubungi, Rabu (13/6).

Eddy menjelaskan pernyataan siap maju dalam pilpres itu dalam konteks, banyak kader dari PAN yang siap maju.

"Bukan berati bahwa secara tersirat pak amien mengatakan demikian, yang dimaksud itu adalah PAN tidak kekurangan kader. Kader-kader yang mumpuni dan memiliki rekam jejak yang teruji dan sudah diketahui secara nasional dan internasinal adalah nama nama tadi yang siap maju dan diantaranya adalah pak Amien," jelas Eddy.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini partainya masih memegang keputusan rakernas tahun lalu yang mencalonkan Zulkifli Hasaan sebagai capres di 2019 nanti.

Akan tetapi Eddy juga menjelaskan, keputusan tersebut masih mungkin berubah. Hingga saat ini PAN, menurutnya, masih membuka opsi dari berbagai pihak. PAN hingga kini juga belum menentukan pilihan apakah akan merapat ke incumbent atau ke oposisi. Semua opsi tersebut, kata dia, menurut Eddy masih dijajaki.

Semua itu, menurutnya, bergantung pada hasil rakernas pada Juli 2018 mendatang. Pada rakernas tersebut, kata dia, PAN akan menentukan siapa capres dan cawapres yang akan di usung oleh PAN.

"Sehingga otomatis kedua hal itu baru bisa diusung kalau sudah terbentuk koalisi. Sehingga keputusan terkait koalisi mana yang akan dituju sudah dapat diketahui dengan keputusan terkait capres dan cawapres yang akan diusung pada rakernas PAN," pungkas Eddy. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More