Forki Siapkan Bonus Rp1 Miliar

Penulis: Budi Ernanto Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 06:00 WIB Olahraga
Forki Siapkan Bonus Rp1 Miliar

ANTARA FOTO/Dewi Fajrian

PENGURUS Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia menyiapkan bonus Rp1 miliar untuk para karateka yang mampu merebut medali emas pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018.

Ketua Umum PB Forki Gatot Nurmantyo mengungkapkan apresiasi bonus tersebut guna memacu motivasi para atlet yang akan bertanding pada ajang multievent Asia empat tahunan tersebut.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olah­raga (Kemenpora) juga berjanji akan memberikan bonus Rp1,5 miliar bagi atlet peraih medali emas di Asian Games 2018.

“Kami akan siap bonus Rp1 miliar bagi karateka peraih emas. Jadi, kalau ditotal, jumlahnya Rp2,5 miliar dengan bonus dari Kemenpora,” ujar Gatot

Cabang karate sendiri ditargetkan menyumbang 1 medali emas untuk Indonesia. Namun, setelah menyaksikan seleksi dan memantau perkembangan pelatnas Asian Games, Gatot optimistis Indonesia bisa mendapatkan emas lebih dari satu. Bahkan, dia memasang target sendiri pada pesta olahraga negara-negara Asia itu. “Kami targetkan mendapat tiga medali emas di Asian Games ini,” tegas Gatot.

Saat ini Forki sudah membentuk tim inti Forki yang terdiri dari 12 atlet. Mereka terpilih setelah melewati seleksi ketat tahap kedua di Ciloto, Cianjur, pada Senin (11/6) lalu, dengan melibatkan empat pelatih asing asal India, Yordania, Korea Selatan, dan Malaysia.
Meski begitu, Forki masih akan mengevaluasi lagi para karate itu hingga menghasilkan delapan karateka yang namanya akan dimasukkan ke entry by name pada 30 Juni mendatang.

“Jadi, dalam dua pekan ini  tim pelatnas akan mengevaluasi dan mengkaji potensi karateka dan peluang emas pada 12 kelas yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018 nanti,” kata Sekjen PB Forki, Lumban Sianipar.  

Untuk lebih mematangkan persiapan, Forki berencana mengirim ke-12 atlet hasil seleksi tahap kedua tersebut ke Kejuaraan Karate Asia di Yordania, Juli mendatang. Bahkan, khusus delapan atlet yang nanti masuk entry by name, Forki akan memberikan program latihan di Jepang untuk karateka nomor kata serta training camp di Mesir dan Ukraina bagi karateka nomor kumite.

Pertajam teknik
Dari cabang tinju, Ketua Umum PB Pertina Brigjen Pol Johni Asadoma mengatakan teknik dan taktik para petinju pelatnas masih kurang. Itu sebabnya dengan waktu tersisa, ia meminta kedua kelemahan itu bisa ditingkatkan.

“Kesiapan tim saat ini meningkatkan teknik dan taktik. Petinju  terus  melakukan latih tanding,” kata Asadoma saat memantau latihan tim tinju pelatnas di KONI Sario Manado, Rabu (13/6).

Ia mengatakan tim pelatnas yang disiapkan terdiri atas tim Merah dan Putih. Tim Merah baru-baru ini melakukan latihan sekitar satu setengah bulan di Ukraina.

Di Ukraina prestasi yang ditam­pilkan para petinju cukup baik. “Walaupun belum mendapatkan medali emas, para petinju bisa tampil maksimal dan memukau dengan teknik-teknik yang baik,” kata Asadoma yang juga Wakapolda Sulawesi Utara.
Ia mengatakan saat ini tim Merah telah berada di Manado. (Ant/R-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More