Ramadan,Sampah Naik 4%

Penulis: (Aya/J-3) Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 05:40 WIB Megapolitan
Ramadan,Sampah Naik 4%

ANTARA FOTO/Risky Andrianto

DINAS Lingkungan Hidup (LH) Jakarta mencatat adanya peningkatan volume sampah warga selama Ramadan 2018. Kepala Dinas LH Isnawa Adji mengatakan, rata-rata tonase sampah sebelum Ramadan (Januari hingga Mei 2018) yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang berjumlah 7.710 ton per hari.

Namun, rata-rata tonase sampah selama Ramadan (terhitung mulai 1 hingga 26 Ramadan) yang masuk ke TPST Bantargebang meningkat menjadi 7.999 ton per hari. Artinya, terjadi peningkatan tonase sampah sebesar 289 ton/hari atau meningkat 4% selama Ramadan.

"Peningkatan tersebut disebabkan perubahan pola konsumsi masyarakat dengan meningkatnya konsumsi pada waktu berbuka puasa dan waktu sahur," ujar Isnawa, Rabu (13/6) .

Isnawa menuturkan beberapa jenis sampah yang mengalami peningkatan itu sebagian besar berupa sampah rumah tangga, seperti sayur-mayur, buah-buahan, plastik, serta pembungkus makanan lainnya.

"Volume sampah akan turun saat pra dan pasca- Lebaran (H-6 hingga H+6 Lebaran), mengingat sudah dimulainya cuti bersama dan libur Lebaran. Saat itu banyak warga yang pergi mudik," tutur Isnawa.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More