Setelah Pimpin Jabar 10 Tahun, Aher Resmi Lepas Jabatan

Penulis: Eriez Rizal Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 19:29 WIB Nusantara
Setelah Pimpin Jabar 10 Tahun, Aher Resmi Lepas Jabatan

ANTARA

GUBERNUR Jabar Ahmad Heryawan resmi meletakan jabatan dan menyerahkan memori jabatan pada Plh Gubernur Jabar Iwa Karniwa. Prosesi pelepasan jabatan yang dirangkaikan dengan acara pisah sambut tersebut digelar di Aula Barat, Gedung Sate, Bandung, Rabu (13/6).

Hadir pula Wagub Jabar non aktif Dedi Mizwar, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Besarharto Karyawan, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan dan para pejabat di lingkungan Pemprov Jabar. Ahmad Heryawan dalam sambutannya mengatakan momen pisah sambut ini baginya tidak bisa terelakan.

Menurutnya setiap masa ada datang dan pergi. ''Bertugas 10 tahun rasanya samporet (singkat), rasanya baru kemarin dinasehati Ceu Popong dan bertemu Kang Tjeje dan Kang Uu Rukmana,'' tuturnya.

Menurutnya membaktikan diri di Jawa Barat selama 10 tahun pihaknya baik bersama Dede Yusuf maupun Deddy Mizwar bekerja sesuai batas kemampuan.

''Ahamdulillah menorehkan prestasi. Sampai 9 Juni lalu sudah meraih 281 penghargaan,'' katanya.

Heryawan mengaku 10 tahun tak cukup untuk terus membawa Jawa Barat makin maju dan berkembang, ini membutuhkan episode kepemimpinan yang kerja keras.

Di akhir sambutan, dirinya mewakili keluarga juga Deddy Mizwar meminta maaf jika selama ini memimpin terdapat banyak kesalahan namun dia mengaku hal ini bisa diperbaiki dengan kerjasama dan kebersamaan seluruh pihak.

Plh Gubernur Jabar Iwa Karniwa sendiri mewakili jajaran Pemprov Jabar menyampaikan apresiasi pada Ahmad Heryawan atas pengabdian, dedikasi, karya dan prestasi serta dharma baktinya selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. ''Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya pada Pak Ahmad Heryawan dan Pak Deddy Mizwar atas pengabdiannya selama ini,'' katanya.

Iwa menuturkan selama perjalanan memimpin penyelanggaraan Pemerintahan Daerah di Jawa Barat, mulai periode 2008-2013 dan 2013-2018, terdapat banyak prestasi dan kemajuan di Jawa Barat diantaranya meningkatnya Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Barat. Lalu, meningkatnya Skala Kepuasan Masyarakat Terhadap Layanan Pemerintahan, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunnya Tingkat Pengangguran Terbuka Jawa Barat, serta menurunnya Angka kemiskinan Jawa Barat.

''Pada periode 2008-2018 ini juga telah banyak pembangunan infrastruktur yang dilakukan seperti pembangunan sarana pendidikan, sarana kesehatan, jalan tol, serta yang cukup monumental yaitu pembangunan Waduk Jatigede dan Bandar Udara Internasional Kertajati,'' paparnya.

Selain itu pada periode ini pula, Jawa Barat berhasil meraih 281 penghargaan termasuk diantaranya Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya apa yang telah dicapai Jawa Barat tidak hanya sampai disini, namun terus dilanjutkan dan ditingkatkan. ''Jangan pernah merasa puas teruslah memberikan karya terbaik bagi Jawa Barat sehingga kemajuan pembangunan dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Jawa Barat,'' tuturnya.

Iwa sendiri meminta doa dan dukungan dari masyarakat atas tugas sebagai Plh. ''Hari ini saya resmi menjalankan tugas sehari-hari Gubernur Jawa Barat,'' ujarnya.

Plh Gubernur Jabar Iwa Karniwa memastikan sejumlah agenda penting jangka pendek akan menjadi fokus dirinya usai Ahmad Heryawan melepaskan masa jabatan. Pertama, pihaknya akan terus mengkoordinir OPD yang terkait dengan kenyamanan warga berlebaran, arus balik hingga cuti Lebaran.

Menurutnya dia sudah meminta Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Bina Marga untuk memberikan layanan terbaik.

''Pelayanan dan kenyamanan warga yang tengah menjalankan lebaran dan arus balik nanti harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Kita juga teruslakukan koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian dan lain-lain,'' paparnya. (X-10)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More