Radja Cendol Meroket berkat Inovasi

Penulis: Eno/H-2 Pada: Kamis, 14 Jun 2018, 00:00 WIB Humaniora
Radja Cendol Meroket berkat Inovasi

Ist

JIKA Anda penikmat minuman tradisional cendol, wajib mencoba Radja Cendol. Radja Cendol adalah minuman cendol susu pertama di Indonesia, dan menjadi pelopor kuliner khas Nusantara yang dikombinasikan dengan berbagai topping sehingga menarik dikonsumsi anak muda.

Danu Sofwan, founder Radja Cendol, harus melalui berbagai kegagalan sebelum akhirnya sukses membangun usaha kuliner ini. Di masa-masa sulit, Danu terinspirasi membuka usaha cendol setelah membaca di internet tentang keunggulan cendol sebagai salah satu minuman khas Nusantara. Setelah melakukan riset mendalam, Danu berkeliling ke lebih dari lima kota di Indonesia untuk menemukan resep cendol terbaik. Berbekal uang Rp300 ribu, Danu menjelah Pulau Jawa dan Sumatra. Ia berhenti di mana pun ia menemukan penjual es cendol. Tidak hanya untuk mencicipi cendol, tapi juga mencari tahu tentang cara pembuatan cendol, hingga bahan tepung yang berkualitas.

Setelah mencoba berbagai cendol, Pada 2014, Danu mulai membuka usaha minuman cendol, dan menggandeng para pembuat cendol rumahan. Danu membuat beberapa inovasi, selain mengganti santan dengan susu, ia membuat cendol dengan tekstur yang lebih kenyal seperti bubble.

Tidak hanya fokus pada rasa cendol, Danu juga menginovasi tampilan cendol agar menarik. Ia mengkreasikan cendol dengan berbagai topping dan menciptakan nama menu yang unik, seperti Kecantol Brondong (keju campur cendol brownies duren enak dong), Si Centil (isi cendol and thai tea gokil), dan Sundel Bolong (tiramisu pake cendol boleh dong). Harga satu menu cendol berkisar Rp15 ribu hingga Rp25 ribu. Berkat kreasi menu unik yang dihadirkan, Radja Cendol pernah meraih penghargaan The Best Innovative Traditional Drink dari Kementerian Koperasi dan UKM 2015.

Kini, Radja Cendol mulai mengkreasikan cendol menjadi menu lain, yaitu snack cendol dengan berbagai rasa, seperti chicken balado, spicy BBQ, dan milky strawberry, dan juga menghadirkan menu roti panggang dengan fla cendol.


 

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More