Marquez dan Pedrosa Optimistis Juara di Kandang

Penulis: Budi Ernanto Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 18:47 WIB Olahraga
Marquez dan Pedrosa Optimistis Juara di Kandang

AFP

PARA pembalap MotoGP akan kembali bersaing memperebutkan poin maksimal pada akhir pekan ini di Sirkuit Catalunya, Spanyol. Dua joki Honda Repsol, Marc Marquez dan Dani Pedrosa, ialah pembalap asli Spanyol yang menyatakan sangat semangat berlaga di rumah sendiri.

“Saya sangat senang kapan pun balapan di kandang. Mendapat tenaga tambahan dari pendukung sendiri dan saya harap dapat memberikan pertunjukkan yang menarik. Tentu semangat para pendukung akan menjadi energi tambahan,” kata Marquez yang merupakan juara dunia MotoGP tahun lalu.

Menurut Marquez, dirinya sangat siap untuk bisa melaju sekencang mungkin di Catalunya. Honda seperti diketahui telah melaksanakan uji coba di sirkuit itu beberapa pekan lalu. “Hasil uji coba sangat baik,” kata dia.

“Saya melihat permukaan sirkuit sudah dilapis ulang. Ban sangat cocok dengan lapisan permukaannya sehingga kami nyaman melaju. Tapi, kanstin di pinggir lintasan, ialah aspek yang harus diperhatikan oleh setiap pembalap karena cukup tebal di sisi dalam,” jelas Marquez.

Senada dengan Marquez, Pedrosa juga begitu percaya diri menjelang perlombaan. “GP Spanyol sangat spesial karena ada keluarga, pendukung, dan teman-teman yang langsung mendukung saya,” ujar Pedrosa yang akhir musim ini tidak lagi membela Honda.

Seperti halnya Marquez, pembalap berusia 32 tahun itu juga mengungkapkan bahwa Sirkuit Catalunya akan menjadi tantangan bagi setiap pembalap. Karena itu pemilihan ban yang tepat akan menentukan hasil akhir. “Selain itu, pengaturan suspensi dan sasis akan berpengaruh terhadap daya cengkram ban ke permukaan,” pungkas Pedrosa.

Di sisi lain, Pedrosa sampai saat ini belum membeberkan masa depannya. Ada kemungkinan dia memilih untuk pensiun. Tapi, dikabarkan dia berminat untuk menjadi pembalap di sebuah tim satelit. (Crash/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More