Gara-Gara Selfie, Suami Istri Meregang Nyawa

Penulis: Denny Parsaulian Sinaga Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 18:27 WIB Internasional
Gara-Gara Selfie, Suami Istri Meregang Nyawa

thinkstock

SAAT menemukan spot bagus untuk berselfie ria, baiknya timbang-timbang dulu sebelum ber-selfie. Jangan sampai alih-alih mendapatkan foto bagus, nyawa malah melayang.

Seperti yang dialami sepasang suami-istri di Portugal. Pasangan asal Inggris dan Australia ini tewas setelah terjatuh dari atas tembok setinggi 40 meter yang menghadap ke pantai wisata terkenal di Ericeira.

Pihak berwenang mengatakan pasangan ini kemungkinan kehilangan keseimbangan saat akan mengambil gambar mereka. Keduanya jatuh dan ditemukan petugas pembersih pantai pada Selasa (12/6) pagi.

Surat kabar Correio da Manhã dari Portugal melaporkan bahwa pasangan itu telah meninggal di Praia dos Pescadores (Pantai Nelayan) dekat Ericeira, sebuah resor tepi laut yang indah di pantai barat negara itu.

Rui Pereira da Terra, Kepala Layanan Penyelamatan di Pelabuhan Cascais dekat Lisbon, mengatakan, kepada kantor berita AFP bahwa para pejabat menduga pria dan wanita itu sedang mengambil foto selfie di dinding di atas pantai ketika mereka jatuh.

"Semuanya tampaknya menunjukkan bahwa mereka jatuh ketika mereka mungkin mencoba mengambil foto selfie," katanya. "Karena kami menemukan ponsel di dinding. Semuanya menunjukkan bahwa para korban mungkin telah mengambil selfie. Ketika ponsel mereka jatuh, mereka membungkuk untuk mengambilnya dan jatuh," katanya.

Laporan itu tidak menyebutkan usia pasangan itu tetapi mengatakan bahwa wanita itu berusia 30 tahun dan pria berusia 40 tahun. Meskipun laporan lain memberikan usia yang sedikit berbeda. Mereka jatuh di atas lebih dari 30 meter, lapor surat kabar itu.

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mengatakan kepada AAP bahwa pihaknya telah memberikan bantuan konsuler kepada keluarga warga Australia yang meninggal di Portugal.

Tidak jelas yang mana dari pasangan itu yang merupakan warga negara Australia.

"Departemen telah berhubungan dengan Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris mengenai orang lain yang meninggal dalam insiden itu," kata DFAT dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu (13/6).

Surat kabar lain, Jornal de Notícias, mengatakan nelayan telah menemukan adegan horor ketika mereka menemukan mayat sekitar pukul 06.30.

"Awalnya para nelayan mengira mayat-mayat itu, dari jauh, mungkin orang-orang yang tidur di pantai," kata surat kabar itu. "Namu ketika mereka semakin dekat, mereka menyadari bahwa itu adalah pasangan yang meninggal dan mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat."

Kota Ericeira, 30 km dari ibu kota Portugal, adalah tempat berselancar yang populer. Pantainya dikelilingi oleh tebing dan tembok setinggi 40 meter. Ini bukan pertama kalinya turis jatuh dari tembok itu. (AFP/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More