Pria yang Tewas di SPBU Depok Dipastikan Bunuh Diri

Penulis: Kisar Rajagukguk Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 18:15 WIB Megapolitan
Pria yang Tewas di SPBU Depok Dipastikan Bunuh Diri

Ilustrasi--thinkstock

POLRES Kota Depok memastikan pria yang ditemukan tewas dengan luka di leher di toilet Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) 34.16411 di Jalan Raden Ajeng Kartini, Depok, bukanlah sebagai korban korban pembunuhan.

Hal itu diutarakan Kapolres Kota Depok Kombes Didik Sugiarto usai pihaknya mendalami pengusutan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian Rabu (13/6). “Dari hasil investigasi di lapangan dengan dikuatkan keterangan saksi-saksi bahwa korban diduga kuat bunuh diri,'' katanya.

Didik mengatakan, sebelum aksi bunuh diri itu, korban sempat meminta uang dari istrinya, Riska, sebesar Rp100 ribu untuk buat beli pulsa. Setelah uang dikasih, korban tidak kembali lagi ke rumahnya. Sampai saat ini polisi masih menyelidiki motif bunuh diri buruh swasta itu

Yose Rizal, 37, korban itu, ditemukan dengan luka sayatan di leher pada Selasa (12/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Kasus terkuak berawal dari informasi beberapa pengendara motor kepada anggota Satpam SPBU. Mereka melaporkan toilet SPBU tak bisa dibuka sepertinya ada orang mengunci pintu toilet.

Berdasarkan informasi itu, anggota Satpam SPBU setempat mendobrak toilet. Setelah pintu terbuka lebar Satpam tersebut melhat korban tewas teronggok di lantai.

Tim identifikasi Polres Kota Depok bersama Polsek Pancoran Mas di lokasi kejadian memeriksa kondisi luka gorok di leher korban. Polisi pun juga memeriksa jejak kamera CCTV.

Polisi mengetahui identitas korban bernama Yose Rizal sebagai pekerjan swasta dan tinggal di RT 006 RW 02 Jalan Kampung baru Serap, Kelurahan Tirta Jaya, Kecamatan Sukma Jaya, Kota Depok.

Untuk proses pemeriksaan, lanjut Didik, saat ini pihak kepolisian mengamankan barang bukti pisau belati yang diduga kuat digunakan korban menggorokkan lehernya. “Tak hanya itu kepolsian pun juga mengamankan sebuah helm hitam serta dan motor Honda Vario putih B 3578 EXC warna putih, kaos warna hitam,'' paparnya (X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More