Lopetegui Berbuat Ulah

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 18:02 WIB Sepak Bola
Lopetegui Berbuat Ulah

AFP PHOTO / PIERRE-PHILIPPE MARCOU

DI tengah persiapan jelang derby Iberia di laga pembuka Grup C Piala Dunia 2018 pada Sabtu (16/6) dini hari, Pelatih Tim Nasional (Timnas) Spanyol Julen Lopetegui mendadak membuat situasi internal tim geger. Hal ini disebabkan oleh aksi Real Madrid yang sekonyong-konyong mengumumkan pelatih 51 tahun ini sebagai pelatih anyar mereka musim depan.

Kabar ini tentu mengganggu stabilitas tim, terlebih laga pertama akan digelar dalam hitungan jam. Keputusan Lopetegui ini disambut dengan negatif stakeholder sepak bola Spanyol.

Presiden Federasi Sepak bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales marah dan merasa dikhianati. Kabar terakhir menyebut Rubiales siap mengambil keputusan 'gila' dengan memecat Lopetegui kurang dari 24 jam sebelum laga melawan Portugal.

"Ini bukan waktunya untuk berbicara," kata Rubiales dengan menampilkan wajah kesal. "Tapi kami akan membuat keputusan terbaik untuk tim nasional, dan kami akan melakukannya dengan rasa tanggung jawab," imbuhnya.

Jika harus lengser, Direktur Olahraga Timnas Spanyol Fernando Hierro dan Pelatih Timnas Spanyol U-21 Albert Calades mungkin akan menjadi suksesor Lopetegui. Namun, keputusan tersebut sangat berisiko. Pelatih baru artinya ide permainan yang baru pula dan adaptasi menjadi poin pentingnya. Menilik waktu yang sangat mepet, adaptasi pelatih anyar hampir mustahil dilakukan.

Akan tetapi, pilihan Rubiales bak 'memakan buah simalakama'. Memberikan kepercayaan kepada Lopetegui untuk melanjutkan pekerjaannya hingga turnamen ini berakhir juga memiliki risiko lainnya. Kepercayaan pemain terhadap Lopetegui dipastikan terkikis, terlebih bagi pemain yang bermain untuk rival Real Madrid seperti Barcelona atau Atletico Madrid.

Lopetegui harus mencurahkan seluruh perhatiannya kepada skuat 'La Furia Roja' untuk mengembalikan fokus pemainnya. Ia tentu tak ingin dikambinghitamkan jika Spanyol kembali gagal total di Piala Dunia 2018 kali ini. (Marca/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More