Hanya 10 Puskesmas Beroperasi 24 Jam di Bekasi

Penulis: Gana Buana Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 16:17 WIB Megapolitan
Hanya 10 Puskesmas Beroperasi 24 Jam di Bekasi

Dok. MI

TIDAK semua pusat layanan kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ada di Kota Bekasi buka 24 jam selama Lebaran. Dari 39 puskesmas yang ada, hanya 10 di antaranya yang akan buka 24 jam. Sisanya, hanya beroperasi mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Puskesmas beroperasi selama 24 jam yakni Puskesmas Pondok gede, Jati Sampurna, Bantargebang, Teluk Pucung, Pekayon, Rawalumbu, Aren Jaya, Karang Kitri, Kota Baru, dan Mustika Jaya. Puskesmas ini sekaligusg sebagai penunjang pelayanan posko kesehatan arus mudik. Nantinya, jika terdapat penanganan lebih lanjut, pemudik bisa dibawa ke puskesmas.

“Kalau memang nantinya perlu penanganan yang lebih lanjut, puskesmas bisa merujuk pasien ke RSUD Kota Bekasi. Masing-masing puskesmas akan memberikan pelayanan penuh dengan ketersediaan peralatan yang menunjang,” ungkap Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi, Laela Nauvalya, Rabu (13/6).

Petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi yang sudah mendapatkan kepercayaan dari Pemkot Bekasi akan diperbantukan ke puskesmas-puskesmas tersebut.

Laela mengatakan petugas tersebut nantinya akan mendapatkan jadwal bergantian. Pergantian jadwal tugas yang diberikan akan berlangsung selama libur cuti lebaran.

“Nantinya jadwalnya itu digilir. Yang petugas nasrani bertugas di saat libur lebaran. Nanti sama, kalau lagi perayaan natal petugas yang muslim akan siap sedia memberikan pelayanan. Jadi digilir ya, tetap ada yang on call,” tandas dia.

Ia berharap puskesmas tersebut nantinya dapat beroperasi tanpa ada gangguan berarti. Sehingga, pelayanan yang diberikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan dari petugasnya. (OL-5)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More