Layanan Kesehatan di Jakarta Tetap Buka Selama Libur Lebaran

Penulis: Akmal Fauzi Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 15:26 WIB Megapolitan
Layanan Kesehatan di Jakarta Tetap Buka Selama Libur Lebaran

MI/Kristiadi

WARGA Ibu Kota yang berada di Jakarta saat Lebaran tak perlu khawatir terkait layanan kesehatan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan layanan kesehatan berjalan selama cuti Lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto mengatakan, layanan kesehatan di Ibu Kota bakal tetap berjalan sepanjang cuti bersama Lebaran. Warga tetap dapat memanfaatkan layanan kesehatan, baik itu di puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

"Pelayanan tetap buka 24 jam," kata Koesmedi, Rabu (13/6).

Ia menjelaskan, layanan kesehatan harus tetap beroperasi untuk melayani warga yang memerlukan penanganan. "Kalau masyarakat perlu pertolongan sudah ada petugas yang berjaga," ujarnya.

Terpisah, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat Weningtyas mengatakan, untuk puskesmas kecamatan buka layanan 24 jam termasuk unit gawat darurat (UGD).

"Selama cuti bersama tetap buka untuk Puskesmas kelurahan buka dari jam 08.00 sampai 14.00," kata Weningtyas.

Di Puseksemas Kecamatan Kalideres misalnya, akitivitas pelayanan berjalan seperti biasanya. tenaga medis seperti dokter, para perawat, pegawai administrasi, dan sopir ambulans disiagakan berjaga bergantian selama 24 jam.

"Kami ada 3 shift petugasnga. Untuk 1 shift itu ada 3 dokter, 2 perawat, 3 bidan, 2 petugas administrasi, 2 petugas farmasi, 2 analis laboratorium, 1 sopir ambulans. Jadi total 15 petugas yang siap layani masyarakat," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Kalideres, Darius. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More