Status Siaga, Warga di Sekitar Gunung Agung Diminta Hindari Zona Bahaya

Penulis: Micom Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 14:50 WIB Nusantara
Status Siaga, Warga di Sekitar Gunung Agung Diminta Hindari Zona Bahaya

BNPB
Gunung Agung pada 13/06 pukul 11.07.23 WITA

GUNUNG Agung saat ini berada pada Status Level III (Siaga). Hal itu diketahui dari tingkat erupsi ini terekam di seismogram Kementerian ESDM.

Berdasarkan data yang terekam dan dipublish di magma.vsi.esdm.go.id, tingkat erupsi Gunung Agung beramplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 12 detik.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat direkomendasikan agar tidak berada di sekitar Gunung Agung. Keterangan tersebut disampaikan Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Api Agung.

Sementara itu pendaki, pengunjung, dan wisatawan direkomendasikan tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya tersebut bersifat dinamis, terus dievaluasi, dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung pun, diminta mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder, yakni aliran lahar hujan.

Hal itu dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (RO/OL-5)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More