Pemudik Motor Penuhi Jalur Nasional Surabaya-Madiun

Penulis: Nurul Hidayat Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 13:25 WIB Nusantara
Pemudik Motor Penuhi Jalur Nasional Surabaya-Madiun

MI/Susanto

ARUS mudik di Jalan Nasional Surabaya–Madiun yang melintasi Kabupaten Jombang, Jawa Timur, didominasi kendaraan roda dua. Pengoperasian sejumlah ruas tol di Kabupaten Jombang diduga menjadi penyebab.

Data yang dihimpun melalui Jombang Comand Center Polres Jombang, mencatat 2.556 unit kendaraan roda dua, 60 unit bus, dan 912 kendaraan pribadi melintasi Kabupaten Jombang antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB di wilayah perbatasan Jombang Kertosono.

Kendaraan roda dua juga mendominasi masuk ke Jombang melalui perbatasan Kabupaten Mojokerto. Dengan rincian, 816 sepeda motor, 768 mobil, dan 72 unit bus.

Kasatlantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, pemudik yang mengunakan roda empat lebih memilih tol sebagai sarana mudik.

"Untuk menghindari macet di jalur utama,” ujarnya saat ditemui di Pintu Keluar Tol Bandar Kedungmulyo. Rabu (13/6).

Ia menyebutkan, beberapa titik macet yang dihindari pemudik roda empat, yakni di Kecamatan Mojoagung, Kecamatan Ploso, serta wilayah perbatasan Kecamatan Bandar Kedungmulyo Jombang.

“Untuk pemudik yang menggunakan jalur tol diimbau melakukan perjalanan mudik pada siang hari, agar dapat memanfaatkan jalur tol fungsional yang beroperasi pada pukul 07.00 hingga 17.00,” pungkasnya. (Medcom/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More