Jumlah Pengemis Musiman di Jakarta Jelang Idul Fitri Berkurang

Penulis: Indriyani Astuti Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 10:26 WIB Megapolitan
Jumlah Pengemis Musiman di Jakarta Jelang Idul Fitri Berkurang

MI/USMAN ISKANDAR

JUMLAH pengemis musiman di Bulan Suci Ramadan 2018 mengalami penurunan yang cukup siqnifikan.

Direktur Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Sonny W Manalu menyampaikan, dari hasil pantauan dan monitoring yang dilakukan Tim Direktorat Rehsos Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos di lapangan, pengemis musiman sudah jauh berkurang.

"Khususnya di titik- titik tertentu yang biasanya menjadi tempat pengemis musiman meminta-minta jauh menurun dibanding tahun sebelumnya," kata Sonny ketika dihubungi Media Indonesia, Rabu (13/6).

Ia lebih jauh mengatakan pada 2017 lalu, diperkirakan pengemis musiman di Jakarta saja mencapai 5 ribu orang.

Mereka datang dari wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat maupun Banten serta Lampung. Sedangkan tahun ini diperkirakan jumlahnya tidak sampai setengahnya.

"Lihat saja di lampu-lampu persimpangan jalan maupun di depan masjid masjid besar jumlahnya jauh menurun. Mudah mudahan tahun depan terus menurun," imbuhnya.

Menurutnya, untuk mencegah meningkatnya pengemis musiman, peran serta pemerintah daerah (Pemda) sangat penting untuk penganganan di hulu. Pemda dapat peran melakukan berbagai program pencegahan di antaranya bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan lain-lain. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More