Pertemuan Trump dan Kim Akhiri Perang Dingin

Penulis: Sonya Michaella Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 09:55 WIB Internasional
Pertemuan Trump dan Kim Akhiri Perang Dingin

AFP

PRESIDEN Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in menyebut semua kesepakatan yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, mengakhiri perang dingin.

"Perjanjian 12 Juni di Sentosa akan dicatat sebagai peristiwa bersejarah yang telah membantu memecah warisan perang dingin terakhir di dunia," kata Moon, dikutip dari South China Morning Post, Rabu (13/6).

Ia bahkan sudah bisa memprediksi berhasilnya pertemuan itu saat bertemu Kim pada Mei lalu dan menerima telepon Trump sehari sebelum KTT AS-Korut di Singapura.

"Saya menyampaikan penghargaan tertinggi untuk keberanian kedua pemimpin yang berani mengambil langkah menuju perubahan," lanjutnya.

Moon juga mendesak adanya upaya yang tulus dari kedua negara dan negara-negara tetangga seperti Jepang dan Tiongkok untuk pendekatan lebih baik lagi demi perdamaian dunia.

Ia pun meminta dukungan masyarakat internasional untuk meningkatkan hubungan antar-Korea, pembicaraan militer serta diskusi tentang isu-isu kemanusiaan kedua negara.

Sejumlah kesepakatan sudah dibentuk antara Trump dan Kim, antara lain denuklirisasi, masalah hak asasi manusia, serta penarikan pasukan AS dari Semenanjung Korea dan normalisasi hubungan diplomatik AS-Korut.

Penandatangan terjadi menggunakan meja yang pernah dipakai sekali oleh Hakim Agung Singapura. Furnitur ini dirancang pada 1939 oleh perajin lokal untuk gedung bekas Mahkamah Agung dan sekarang dipinjamkan ke Kedutaan AS untuk pertemuan tingkat tinggi ini. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More