Polisi Klaim Kejahatan Jelang Lebaran Turun 69%

Penulis: Ilham Wibowo Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 07:48 WIB Megapolitan
Polisi Klaim Kejahatan Jelang Lebaran Turun 69%

MI/RAMDANI

POLDA Metro Jaya mencatat aksi kejahatan menjelang Lebaran 2018 menurun 69% dibanding tahun lalu. Jumlah tersebut dihitung berdasarkan penindakan petugas pada rentang waktu yang sama.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan jumlah penurunan tersebut terutama pada tingkat kejahatan jalanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2018. Pengawalan keamanan dan ketertiban masyarakat dilakukan secara maksimal.

"Untuk gangguan Kamtibmas secara umum, crime total 2017 ada sebanyak 36 kali dan 2018 ini 11 kali. Kriminalitas tertentu crime index 2017 ada sebanyak 8 kali dan pada 2018 sebanyak 2 kali," ucap Yusuf di Jakarta, Selasa (12/6)

Jumlah kejahatan jalanan berbanding terbalik dengan jumlah kecelakaan (laka) dan pelanggaran lalu lintas. Aksi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas pada 2018 tercatat mengalami kenaikan hingga 92% dibanding tahun sebelumnya.

"Laka dan langgar lantas pada 2017 sebanyak 607 kali dan pada 2018 sebanyak 1.168 kali," paparnya.

Sementara penindakan pelanggaran lalu lintas juga mengalami penurunan. Sedangkan jumlah teguran meningkat yang tercatat dalam Operasi Ketupat 2018.

"Pelanggaran lalu lintas pada 2017 ada sebanyak 1.467 ditindak tilang dan teguran 632. Pada 2018 ditindak tilang 1.313 dan teguran 1.048, artinya angka penilangan turun 10% sedang teguran naik 66%," pungkasnya. (Medcom/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More