Jokowi Sanjung Amien Rais

Penulis: Rudy Polycarpus Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 07:45 WIB Politik dan Hukum
Jokowi Sanjung Amien Rais

PRESIDEN Joko Widodo turut mendorong Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais maju sebagai kandidat presiden pada 2019. Menurut Presiden, rakyat sudah mengetahui persis sepak terjang dan rekam jejak Amien Rais selama ini.

"Sangat bagus. Rekam jejak beliau saya kira tak ada yang meragukan. Saya kira sangat bagus untuk memberikan alternatif pilihan dalam rangka pilpres ke depan. Saya kira ini sangat bagus," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Amien Rais mengisyaratkan maju menjadi capres pada 2019 saat buka puasa bersama di kediaman Ketua Umum MPR, Zulkifli Hasan, Sabtu (9/6). Amien mengaku dirinya yang kini 74 tahun terinspirasi Mahathir Mohamad yang menjabat kembali sebagai perdana menteri di usia 92 tahun.

Amien menjelaskan PAN akan mengusung empat capres untuk ditawarkan ke partai koalisi, yaitu dirinya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, mantan Sekjen PAN Sutrisno Bachir, dan mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan partainya serius mencalonkan Amien sebagai capres pada Pilpres 2019. Menurut Viva Yoga, PAN akan memfinalkan keputusan tentang pasangan capres/cawapres setelah Pilkada 2018.

Bukan baru kali ini Amien Rais maju dalam kontestasi pilpres. Pada 2004 juga diusung PAN, Amien berpasangan dengan Siswono Yudo Husodo. Hasilnya pasangan Amien-Siswono kalah di putaran pertama dengan raihan suara sebesar 14,66% (lihat grafik).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku ikut sertanya Amien Rais dalam Pilpres 2019 tidak menjadi ancaman bagi Jokowi. "Selama syaratnya memenuhi, silakan. Setiap warga negara memiliki hak memilih dan dipilih. Tetapi rakyat akan menjadi hakim yang terbaik."

Dalam penilaian Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, pencalonan Amien Rais merupakan langkah PAN untuk meningkatkan posisi tawar mereka terhadap partai politik lain.

"Intinya untuk menaikkan bargaining position PAN terhadap Prabowo dan mungkin juga SBY. Amien belum pernah memimpin pemerintahan. Beda dengan Mahathir yang pernah menjabat PM Malaysia," ungkap Qodari.

Melenceng

Dalam pandangan Ketua Bidang Pemenangan Presiden Partai Bulan Bintang (PBB), Sukmo Harsono, niat Amien Rais nyapres di Pemilu 2019 justru melenceng dari rekomendasi Persaudaraan Alumni (PA) 212 dalam rakornas di Cibubur, Selasa (29/5).

"Beliau sebagai pembina merekomendasikan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai capres atau cawapres Koalisi Keumatan. Masuknya nama Yusril juga direkomendasikan PA 212 atas usul Amien Rais," kata Sukmo.

Sukmo sejak jauh hari sudah menduga Amien akan maju sebagai capres. "Terutama pascakemenangan Mahathir. Jadi, tidak mengejutkan sama sekali, gencarnya kritik Amien kepada Jokowi seakan bagian dari strategi itu. Jika maju hanya karena nafsu dan egosentris partai tanpa berpikir elektabiltas yang rendah, PBB mengambil opsi netral. PBB fokus pada pemenangan legislatif." (Dro/Nur/Nov/Ant/X-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More