Kementerian ESDM Awasi Distribusi Gas 3 Kg

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 05:15 WIB Ekonomi
Kementerian ESDM Awasi Distribusi Gas 3 Kg

ANTARA

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Posko Nasional Sektor ESDM terus memantau langsung penyaluran elpiji tabung 3 kg hingga penyalur dan sub penyalur menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Beberapa titik kami pantau langsung, di Jamali (Jawa, Madura, Bali) khususnya, pada 10- 11 (Juni 2018) kita cek ke agen elpiji, SPBE (stasiun pengisian bulk elpiji), hingga pada subpenyalur,” ungkap Direktur Pembinaan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, Yuli  Rachwati di Jakarta, kemarin. Melalui keterangan resminya, Yuli mencontohkan pada Minggu (10/6), tim Posko ESDM menyambangi agen elpiji 3 kg PT Gema Mita Serasi Rapih di Jl Proklamasi No 1, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, dan SPBU 34-16401 Cilodong, Depok, sebagai salah satu pangkalan elpiji 3 kg.

“Secara keseluruhan stok di Depok aman. Total agen di Depok sebanyak 25, yang semuanya menjadi agen Satgas Idul Fitri. Setiap agen minimal memiliki lima pangkalan siaga sehingga total pangkalan siaga sebanyak 125. Biasanya, ratarata penyaluran kondisi normal 59.928 tabung per hari. 

Pada Mei ditambah menjadi 68.668 tabung per hari dan Juni menjadi 66.442 tabung per hari,” terang Yuli. Selanjutnya, pada kunjungan ke agen/penyalur di Semarang, Jawa Tengah, Senin (11/6), tim Posko ESDM antara lain menin jau pasokan elpiji 3 kg di agen PT Julian Putra Mandiri Jl Barito No 24, SPBE PT Puri Sakti Energi Perkasa di Jl Tambak Aji II/4, Kecamatan Tugu, dan SPBE
PT Lingga Jati Almushowa di Jl Raya Walisongo Km 9.

Yuli menjelaskan total penyalur/ agen di Semarang sebanyak 52, yang seluruhnya menjadi agen Satgas Idul Fitri. Sebanyak 180 pangkalan menjadi pangkalan siaga di Kota Semarang dan 50 di Kabupaten Semarang sehingga total pangkalan siaga di Semarang sebanyak 230 pangkalan.

“Dari kunjungan kami, stok di agen hingga subpenyalur di Semarang aman. Terdapat peningkatan penerimaan elpiji 3 kg di agen dalam rangka Idul Fitri ini. Penerimaan normal se banyak 10-11 LO per hari (1 LO = 560 tabung) dan saat ini menjadi 12-13 LO per hari,” ungkap Yuli.

Yuli menambahkan tim Posko ESDM juga memastikan konsumen pengguna yang mem beli elpiji ialah rumah tangga dan usaha mikro dengan harga Rp16 ribu per tabung (sesuai harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah daerah). “Juga dibatasi paling banyak membeli dua tabung per transaksi.”


Waspadai spekulan

Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah mengantisipasi kemungkinan kelangkaan elpiji 3 kg di sejumlah daerah menjelang Lebaran. Seperti dikutip Antara, Bambang mengimbau Kementerian ESDM dan PT Pertamina untuk memastikan distribusi elpiji berjalan lancar guna menjaga pasokan gas tetap aman, serta mewaspadai kemungkinan spekulan yang ingin meraih keuntungan besar dengan menimbun elpiji kemasan tabung melon. (E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More