AGP Jual Daging Bersubsidi untuk Penuhi Kebutuhan Idul Fitri Masyarakat

Penulis: Micom Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 21:45 WIB Megapolitan
AGP Jual Daging Bersubsidi untuk Penuhi Kebutuhan Idul Fitri Masyarakat

Ist

MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Artha Graha Peduli (AGP) menjual daging sapi bersubsidi untuk masyarakat di wilayah Jabodetabek. Daging sapi berkualitas ini dijual dengan harga Rp80 ribu per kilogram.

Ketua Pelaksana Harian AGP, Heka Hertanto, mengatakan, kegiatan ini dilakukan demi menghadirkan daging yang terjangkau untuk masyarakat. Selain itu, dengan kualitas daging yang baik, kata Heka, AGP ingin terlibat dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

"Daging sapi ini daging yang bagus dan tentunya halal. Di saat masyarakat Indonesia mesti menghadapi kenaikan harga daging selama bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri ini, AGP selalu berusaha menyediakan dan membantu masyarakat dengan harapan masyarakat dapat merayakan idul Fitri dengan bahagia dan sejahtera," kata Heka di Jakarta, Minggu (10/6), melalui siaran pers, hari ini.

Ia mengatakan, kegiatan penjualan daging bersubsidi ini sudah jadi aktivitas rutin AGP setiap tahunnya. Menurut Heka, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan penjualan daging ini dilakukan sebulan penuh selama Ramadan 2018.

"Misi ini sesuai arahan Founder Artha Graha Peduli untuk menyediakan daging dengan harga terjangkau bagi masyarakat," ujarnya.

Heka menambahkan, selain kegiatan menjual daging murah, AGP juga sudah melaksanakan berbagai kegiatan positif selama bulan puasa tahun ini. Seperti, pelaksanaan pasar murah sembako bersubsidi di berbagai daerah di Indonesia dan buka puasa gratis 1.000 porsi di pasar petang Ramadan SCBD, Jakarta.

"Seluruh kegiatan sosial ini sesuai dengan pilar-pilar AGP yakni kepedulian kepada masyarakat. Akhir kata, kami menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah. Mohon maaf lahir dan batin," pungkas Heka. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More