Jerman Siap Dimusuhi di Rusia

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Rabu, 13 Jun 2018, 04:00 WIB Sepak Bola
Jerman Siap Dimusuhi di Rusia

AFP PHOTO / Daniel ROLAND

SEBAGAI juara bertahan, wajar jika tim-tim lain ingin mengalahkan Jerman di putaran final Piala Dunia Rusia 2018. Mereka juga punya motivasi ekstra untuk menyingkirkan Die Mannschaft.

Situasi itu disadari betul oleh arsitek Jerman, Joachim Loew. Itu sebabnya sejak jauh-jauh hari ia telah menyiapkan mental para pemainnya untuk mengatasi kemungkinan tersebut.

“Sebagai juara dunia, juara Piala Konfederasi dan tim yang menempati urutan ketiga di dunia selama tiga sampai empat tahun terakhir, wajar jika kemudian Anda akan menjadi tim yang diburu. Semua tim ingin menjungkalkan sang juara bertahan,” cetus Loew.

Ia pun tidak memungkiri bahwa ambisi mereka untuk mempertahankan gelar tidak akan mudah. Pasalnya, mereka harus bersaing dengan tim-tim lain yang juga tidak kalah hebatnya.

“Prancis semakin bagus, Spanyol telah meningkat, Brasil, dan Argentina juga. Untuk menjadi juara dunia sekali lagi akan berarti besar buat saya, tentu saja. Itu akan menjadi suatu hal yang bersejarah. Namun, saya juga merasa itu bukan tugas yang mudah,” kata Loew lagi.

“Semua hal harus sempurna untuk menjuarai sebuah gelar dan di titik tertentu faktor lain akan berperan juga karena tim-tim yang lain punya kemiripan dari segi kualitas. Hal-hal kecil bisa memberi efek besar,” ujarnya.

Jerman tergabung di Grup F bersama Korea Selatan, Meksiko, dan Swedia. Mereka dijagokan bakal lolos ke fase selanjutnya dari grup tersebut.

Pilih menyepi
Seperti sebelum-sebelumnya, tim Panser juga memilih kembali menyepi selama Piala Dunia 2018.  Jika di Piala Dunia Brasil 2014, mereka memilih Hotel Campo Bahia yang terletak di bibir Laut Atlantik,  kali ini mereka memilih bermarkas di Hotel dan Spa Vatutinki yang berjarak 40 km dari Moskow dengan dikelilingi hutan dan tembok beton.

Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menyebut Vatutinki merupakan pilihan terbaik. DFB menilai timnya tidak akan mengalami gangguan, meski harus berkendara 45 menit setiap pertandingan menuju Kota Moskow. Jerman mengawali perjalanan mereka di Piala Dunia 2018 melawan Meksiko pada 17 Juni di Stadion Luzhniki.

Markas mereka pun tidak terlampau jauh dari bandara, hanya sekitar 30 menit. Sangat strategis ketika mereka harus menjalani pertandingan di kota lain seperti melawan Swedia di Sochi pada 23 Juni dan kemudian Korea Selatan di Kazan pada 27 Juni.

Jika mereka maju ke babak akhir turnamen ini, Jerman pun akan bermain kembali di Ibu kota Rusia setidaknya dua kali. Pertimbangan perjalanan yang seminim mungkin inilah yang diambil DFB. Dari pengalaman sebelumnya pada Euro 2016, Jerman saat itu bermarkas di Evian yang memerlukan waktu dua jam untuk menuju bandara.

Kondisi ini membuat manajer timnas Jerman Oliver Bierhoff percaya diri timnya akan selalu berada dalam kondisi maksimal. Ia pun menegaskan bahwa di Rusia, Jerman tidak sedang berlibur, tapi membuat sejarah. “Kami akan memiliki kondisi optimal,” ungkap Bierhoff. (AFP/BBC/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More