Trump Langsung Terbang ke AS, Kim Tunda Kepulangan

Penulis: Sonya Michaella Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 20:30 WIB Internasional
Trump Langsung Terbang ke AS, Kim Tunda Kepulangan

AFP PHOTO / SAUL LOEB

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan rombongan meninggalkan Singapura usai melakukan pertemuan dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un. Sementara Kim Jong-un mengundur kepulangannya menjadi malam hari.
 
Pesawat Air Force One bertolak ke AS dari Pangkalan Udara Militer Paya Lebar pukul 18.32 waktu setempat.
 
Kepulangan Trump lebih cepat dari yang sebelumnya dijadwalkan. Informasi sebelumnya, Trump akan kembali ke Washington pada pukul 7.00 malam waktu Singapura.
 
Sementara itu, Kim Jong-un mengundur kepulangannya dari pukul 2.00 siang menjadi pukul 9.00 malam. Kim dan rombongan menggunakan pesawat komersil dan akan terbang dari Bandara Internasional Changi Singapura.

Pagi tadi, Trump dan Kim melakukan pertemuan bersejarah. Dua pemimpin negara tersebut membahas mengenai denuklirisasi di Semenanjung Korea.
 
Korea Utara berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi lengkap di Semenanjung Korea. Berdasarkan hal ini, Korea Utara setuju untuk mengakhiri perang Korea yang terjadi pada 1950 hingga 1953.
 
Sementara itu, tiga poin lainnya adalah AS dan Korut berkomitmen membangun hubungan baru. Hal ini sesuai dengan keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.
 
AS dan Korut juga berkomitmen memulihkan hubungan dengan pemulangan segera para tahanan perang yang sudah diidentifikasi.
 
Dokumen ini menyatakan negosiasi lanjutan akan dipimpin Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi Korut. (Medcom/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More