Pertemuan Trump-Kim Cenderung Positif pada Bursa Saham Asia

Penulis: Tesa Oktiana Surbakti Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 20:10 WIB Internasional
Pertemuan Trump-Kim Cenderung Positif pada Bursa Saham Asia

AFP

PERTEMUAN bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura relatif memiliki dampak positif terhadap pergerakan bursa saham regional.

Faktor yang mempengaruhi bersumber dari salah satu kesepakatan yang diteken kedua petinggi negara, yakni terkait denuklirisasi Semenanjung Korea.

"Dampaknya positif untuk jangka pendek. Setidaknya untuk hari ini karena ada kesepakatan denuklirisasi," ujar pengamat ekonomi dari Asian Development Bank (ADB) Institute, Eric Sugandi, saat dihubungi, Selasa (12/6).

Berdasarkan pantauan Eric, pergerakan bursa saham Asia terbilang bervariasi. Misalnya indeks saham Nikkei dan Shanghai Composite bergerak naik. Sedangkan indeks saham Kospi Korea Selatan turun tipis meski relatif stabil.

Menurut Eric, pelaku pasar modal di Korea Selatan cenderung wait and see. Mengingat, kesepakatan AS dan Korea Utara berdampak langsung ke Negeri Gingseng. Adapun dampak pertemuan fenomenal terhadap bursa saham Asiafvg lainnya masih memberikan sentimen positif.

"Bursa Kospi relatif stabil. Mungkin karena market players di Korea masih wait and see realisasinya karena mereka yang terdampak langsung. Korea Selatan masih melihat dulu apakah (kesepakatan) ini akan benar-benar ditindaklanjuti," pungkas Eric. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More