Usai KTT Singapura, Malaysia akan Buka Kembali Kedubes di Korut

Penulis: Sonya Michaella Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 19:19 WIB Internasional
Usai KTT Singapura, Malaysia akan Buka Kembali Kedubes di Korut

AFP

PADA hari yang sama dengan KTT yang dihadiri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un di Singapura, hari ini, Malaysia akan kembali membuka kedutaan besar (kedubes) mereka di Korut. Malaysia menutup kedubes pascakisruh pembunuhan kakak tiri Kim Jong-un, Kim Jong-nam di Kuala Lumpur, 16 Februari 2017 lalu.

"Ya. Kami akan membuka kembali kedutaan," kata Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (12/5).

Mahathir tampaknya ingin membuka lembaran baru dengan Korut. Ia juga sempat memuji pertemuan Trump dengan Kim hari ini.

Kedubes Malaysia di Pyongyang sendiri sudah dikosongkan sejak April 2017. Pemerintah saat itu yang dipimpin Najib Razak sempat mempertimbangkan untuk menutupnya secara permanen dan mengalihkan ke Beijing.

"Kita seharusnya tidak skeptis. Ketika Anda curiga, maka Anda tidak dapat bekerja dengan orang lain," lanjut Mahathir.

Hubungan Malaysia yang cukup dekat dengan Korut sempat mengalami penurunan pascakasus Jong-nam. Saat ini, kedua tersangka yaitu Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam pun masih ditahan di Kuala Lumpur dan menjalani sejumlah sidang.

Setelah kematian Jong-nam, Duta Besar Korut untuk Malaysia mempertanyakan kredibilitas penyelidikan Polisi Diraja Malaysia dan bersikeras bahwa Jong-nam hanya warga biasa yang meninggal karena serangan jantung.

Malaysia memanggil pulang duta besarnya di Pyongyang, melarang warganya untuk mengunjungi Korut dan menolak visa warga Korut untuk masuk ke Kuala Lumpur.

Pembalasan pun dilakukan Korut dengan memberlakukan larangan bagi warga Malaysia untuk ke Korut, menahan tiga diplomat Malaysia beserta anggota keluarganya. (Medcom/OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More