Trump-Kim Sepakati 4 Hal di Singapura

Penulis: Denny Parsaulian Sinaga Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 18:09 WIB Internasional
Trump-Kim Sepakati 4 Hal di Singapura

AFP

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korut Kim Jong-Un menandatangani dokumen yang berisi empat poin kesepakatan pada pukul 13.40 waktu setempat, pada pertemuan bersejarah mereka di Hotel Capella, Pulau Sentosa, Singapura, hari ini.

Keempat poin yang disepakati itu adalah:

1. Menegaskan kembali Deklarasi Panmunjeom 27 April 2018 bahwa DPRK berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea.

2. Amerika Serikat dan Korut berkomitmen untuk membangun hubungan baru AS dengan Republik Rakyat Demokratis Korea (Democratic People's Republic of Korea/DPRK) sesuai keinginan rakyat kedua negara untuk perdamaian dan kemakmuran.

2. Amerika Serikat dan DPRK akan bergabung dalam upaya mereka untuk membangun rezim perdamaian abadi dan stabil di semenanjung Korea

4. Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk memulihkan POW/MIA (tawanan perang), termasuk pemulangan segera mereka yang sudah diidentifikasi.

Dalam dokumen itu AS juga menyatakan akan memberikan jaminan keamanan kepada Korea Utara.

Dokumen ini juga menyatakan negosiasi lanjutan akan dipimpin Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi Korut.

Usai melakukan penandatanganan, Kim Jong-un mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Amerika Serikat. (OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More