Tiket Konser GnR di Jakarta Mulai Dijual 27 Juni

Penulis: Purba Wirastama Pada: Selasa, 12 Jun 2018, 10:51 WIB Hiburan
Tiket Konser GnR di Jakarta Mulai Dijual 27 Juni

ANTARA/Andika Wahyu

PROMOTOR mengumumkan secara resmi bahwa konser Guns N' Roses di Indonesia pada November mendatang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Penjualan tiket akan dibuka mulai 27 Juni 2018.

Tiket dijual lewat situs web resmi bookmyshow.com Indonesia. Untuk tahap awal, mereka menjual tiket versi harga presale. Harga belum diungkap, tetapi mereka menjanjikan harganya akan diumumkan lewat surel (email) kepada calon pembeli yang mendaftarkan diri lebih dulu.

Guns N' Roses sedang melakukan tur musik global Not In This Lifetime yang dimulai sejak 2016. Leg Eropa dan Rusia telah dimulai sejak 3 Juni lalu di Jerman. Setelah itu, tur akan lanjut ke Asia.

Indonesia akan menjadi negara Asia pertama yang disambangi pada 8 November. Promotor untuk konser Indonesia adalah UnUsUal Entertainment dan TEM. Berikutnya menyusul Filipina, Malaysia, Taiwan, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab. Lalu terakhir Afrika Selatan pada 29 November.

Dalam tur musik ini, grup tampil dalam formasi klasik meliputi Axl Rose, Slash, dan Duff McKagan. Ini adalah kali pertama mereka bertiga tampil bersama setelah tur Use Your Illusion Tour pada 1993.

Guns N' Roses adalah grup hard rock asal AS yang aktif sejak 1984. Sejak 1987, mereka telah merilis enam album penuh dan tiga album mini. Album terakhir adalah Chinese Democracy rilisan 2008. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More