Arus Kendaraan di Tol Cipali Mulai Menurun

Penulis: Nurul Hidayah Pada: Senin, 11 Jun 2018, 18:01 WIB Mudik
Arus Kendaraan di Tol Cipali Mulai Menurun

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

KENDARAAN yang melintas di tol Cikopo-Palimanan (Cipali) melalui Gerbang Tol (GT) Palimanan mulai menurun.

Hingga Senin (11/6) pukul 14.00 WIB, kendaraan yang melintas di GT Palimanan, baik yang keluar menuju Jawa Tengah dan masuk menuju Jakarta jumlahnya mencapai 31.888 unit kendaraan.

"Jumlah ini menurun 5,46% dari sehari sebelumnya," ungkap GM Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) LMS Suyitno.  

Ada pun rata-rata lalu lintas yang keluar dari GT Palimanan yaitu 3.061 kendaraan/jam. Jumlah kumulatif ini, menurut Suyitno, meningkan 20,11% dari tahun lalu namun tidak setinggi sehari sebelumnya.

Saat ini gardu yang dibuka untuk keluar atau menuju Jawa Tengah sebanyak 17 dan untuk yang masuk yaitu sebanyak 7 gardu.

Dari Kota Cirebon, sudah sebanyak 228 ribu kendaraan yang melintas di jalur arteri Kota Cirebon. "Diprediksi hari ini masih tinggi, namun besok kemungkinan sudah mulai menurun," ungkap Kapolres Cirebon Kota AKB Roland Ronaldy.

Panjangnya libur lebaran yang ditetapkan pemerintah, menurut Roland, menyebabkan arus mudik di jalur arteri berjalan dengan lancar dan tidak ada lonjakan kendaraan yang terlalu berarti.

Pemudik, menurut Roland, bisa mengatur jadwal mudiknya lebih santai.

Roland berharap kondisi ini bisa berjalan hingga arus balik mendatang. "Sekalipun lancar kami tetap minta pemudik berhati-hati dan terus meningkatkan kewaspadaan," pinta Roland. (A-1)
 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More