Ketua Bawaslu Minta Jajarannya Memelototi Open House Kepala Daerah

Penulis: Nurjiyanto Pada: Minggu, 10 Jun 2018, 19:50 WIB Politik dan Hukum
Ketua Bawaslu Minta Jajarannya Memelototi Open House Kepala Daerah

MI/MOHAMAD IRFAN

KETUA Bawaslu Abhan menginstruksikan jajaran Bawaslu di daerah untuk mengawasi acara Open House yang kerap digelar oleh para Kepala Daerah di momen hari raya Idul Fitri. Pasalnya, cukup banyak calon inkumben yang maju kembali dalam gelaran Pilkada Serentak tahun ini.

Namun dirinya mengatakan tidak akan hanya berfokus Kepada para calon inkumben saja. Pasalnya, potensi pelanggaran kampanye berbentuk money politic dalam gelaran Open House juga dapat terjadi disemua calon peserta Pilkada.

"Kalau itu sudah menjadi bagian melekat teman-teman Bawaslu di daerah dalam melaksanakan pengawasan bukan kami mencurigai tapi memang sudah kewajiban kami," ujarnya di Kantor Bawaslu, Minggu (10/6).

Abhan mengungkapkan Bawaslu daerah nantinya akan hadir dalam acara Open House para kandidat peserta pilkada. Namun dirinya tidak menjelaskan secara detil teknis pengawasan tersebut.

Pihaknya pun hingga saat ini terus melakukan himbauan kepada para tim sukses para kandidat Pilkada untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Pasalnya, momen Open House memiliki potensi adanya pelanggaran kampanye ataupun tindakan money politic.

"Pada prinsipnya kita tidak akan melarang kegiatan ibadah, tapi kita menghimbau agar kegiatan itu jangan campuri oleh kegiatan yang melanggar peraturan kampanye," ungkapnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More