Ridwan Kamil Akui masih Lemah di Kawasan Utara

Penulis: Bayu Anggoro Pada: Minggu, 10 Jun 2018, 17:40 WIB Politik dan Hukum
Ridwan Kamil Akui masih Lemah di Kawasan Utara

MI/Dede Susanti

CALON Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku masih lemah di sejumlah daerah pemilihan (dapil) di kawasan utara.

Oleh karena itu, pria yang kerap disapa Kang Emil itu saat ditemui di Bandung, Jabar, Minggu (10/6), mengaku akan lebih melakukan penetrasi ke kawasan tersebut. "Saya akan memaksimalkan potensi yang ada," katanya.

Selain mendatangi langsung pemilih di daerah-daerah tersebut, dia memastikan akan terus berkomunikasi dengan unsur partai pendukung seperti Partai NasDem. "Ini penguatan saya dengan partai," katanya.

Dirinya juga akan memaksimalkan penggunaan media televisi untuk lebih mengenalkan sosok dan programnya ke masyarakat. "Pendekatan langsung ke masyarakat dan lewat televisi ini yang paling efektif," katanya.

Pilgub Jabar 2018 diikuti empat pasangan, yakni Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang diusung oleh NasDem, PPP, PKB, dan Hanura. Lalu, pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. (A-1)
 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More