Sinergi BUMN Berangkatkan 206 Ribu Pemudik

Penulis: Erandhi Hutomo Saputra Pada: Minggu, 10 Jun 2018, 09:10 WIB Mudik
Sinergi BUMN Berangkatkan 206 Ribu Pemudik

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno melepas keberangkatan pemudik dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 di Ancol, Jakarta, kemarin.

"Terima kasih kepada 62 BUMN yang sudah terlibat. Saya bangga, untuk keempat kalinya digelar, jumlah BUMN yang terlibat bertambah banyak. Ini merupakan komitmen BUMN dalam melayani masyarakat. Semangat sinergi seperti ini akan terus kita dorong," ungkapnya di Ancol, kemarin.

Mudik Bareng BUMN bertujuan mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi yang relatif aman, seperti, bus, kereta api, dan kapal laut. "Terima kasih kepada 62 BUMN yang sudah terlibat. Saya bangga untuk keempat kalinya digelar, jumlah BUMN yang terlibat bertambah banyak. Ini merupakan komitmen BUMN dalam melayani masyarakat. Semangat sinergi seperti ini akan terus kita dorong," ungkap Rini Soemarno.

Rini juga mengapresiasi jumlah pemudik yang ikut dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 yang tercatat meningkat menjadi 206.209 pemudik atau naik 74,43% dari sebelumnya 118.220 pemudik di 2017.

Pada 2018, PT Jasa Raharja (persero) ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2018 melalui Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN No SK30/MBU/01/2018 Tanggal 22 Januari 2018 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2018.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan, untuk mengakomodasi kenaikan jumlah peminat yang bergabung dalam program mudik bersama ini, BUMN yang terlibat memberikan banyak pilihan moda transportasi bagi pemudik, baik transportasi darat, laut, maupun udara.

Jumlah bus yang dioperasikan 3.490 unit dengan jumlah pemudik 164.412. Untuk transportasi darat dengan menggunakan kereta api, tercatat jumlah kereta api yang diberangkatkan ialah 37 unit dengan jumlah pemudik 11. 432. Untuk transportasi laut, jumlah kapal yang disediakan 98 unit dengan jumlah pemudik 98.008 orang.

Sementara itu, PT Jasa Marga (persero) Tbk menyiapkan 26 bus dengan total peserta atau pemudik 1.250. Dari 26 bus yang diberangkatkan Jasa Marga, 20 di antaranya diberangkatkan dari Jakarta menuju Semarang, Solo, Jogja, Magelang, dan Purwokerto dengan total peserta 960 orang.

Peserta naik

Tidak ketinggalan, BPJS Ketenagakerjaan kembali menggelar kegiatan Mudik Bersama 2018. Kali ini peserta mudik yang diberangkatkan berjumlah 10 ribu orang atau dua kali lebih banyak daripada tahun sebelumnya.

Para pemudik diberangkatkan secara serentak di enam titik, yaitu Jakarta, Tangerang Selatan, Cikarang, Karawang, Purwakarta, dan Bekasi.

Direktur Umum dan SDM Naufal Mahfudz melepas keberangkatan Mudik Bersama 2018 di Alam Sutera mengatakan program mudik gratis ini diharapkan akan menambah kepercayaan pekerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

"Diharapkan program ini meningkatkan brand awareness dimulai dari keluarga pekerja yang akan menyebar ke masyarakat luas," kata Naufal.

Dalam menyambut Idul Fitri 1439 H/2018, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) memberangkatkan mudik 100 penyandang disabilitas. Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari menyampaikan setiap tahun minat teman-teman disabilitas terus bertambah.

"Kami iringi dengan selalu adanya improvement baik dari fasilitas mudik maupun pelaksanaan nya," jelas Toni.

Tahun ini total pemudik sekitar 1.200 orang yang diberangkatkan dengan 23 bus dan 3 bus khusus untuk penyandang disabilitas dengan tujuan kota-kota besar di Pulau Jawa. Jumlah peserta disabilitas beserta keluarga sekitar 100 orang. (Try/SM/Mut/I-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More