Minum Kopi Turunkan Risiko Kanker Kulit dan Prostat?

Penulis: Torie Natalova Pada: Sabtu, 09 Jun 2018, 16:15 WIB Kesehatan
Minum Kopi Turunkan Risiko Kanker Kulit dan Prostat?

Ilustrasi

LEBIH dari beberapa dekade, reputasi kopi sering dipertanyakan. Sempat dikategorikan sebagai minuman yang mungkin mengandung karsinogen berbahaya bagi kesehatan dan seiring berjalannya waktu, banyak penelitian yang mengatakan kopi dapat memberikan jaminan kesehatan bagi peminumnya.

Namun, tetap saja Anda tidak boleh mengonsumsinya berlebihan dan mencampurnya dengan pemanis atau susu dan lainnya.

Cara minum yang terbaik adalah tetap hitam dan membiarkannya terasa pahit serta tidak lebih dari empat cangkir sehari. Berikut manfaat kopi berdasarkan penelitian yang telah dilakukan seperti dilansir dari Prevention.

1. Kopi bantu turunkan risiko beberapa kanker
Ada lebih dari 1000 senyawa dalam kopi, banyak yang kemungkinan mengandung senyawa anti peradangan dan anti kanker. Biji kopi mengandung antioksidan yang membantu mencegah kerusakan radikal bebas yang berpotensi menyebabkan kanker. Konsumsi kopi dikaitkan dengan risiko kanker melanoma, leukimia, prostat dan endometrium yang lebih rendah.

2. Mencegah diabetes
Banyak orang menderita penyakit ini karena tidak mengetahui dirinya mengidap diabetes. Para peneliti dari Harvard University percaya bahwa minum kopi dapat membantu mencegah perkembangan diabetes tipe 2. Kopi mengandung kromium, mineral yang membantu tubuh memanfaatkan insulin, hormon yang mengatur gula darah.

3. Menurunkan risiko Alzheimer
Penelitian selama satu dekade terakhir menemukan hubungan antara konsumsi kopi dan risiko demensia yang lebih rendah. Kandungan kafein yang tinggi dalam kopi diyakini dapat menambah manfaat otak.

4. Menurunkan risiko Parkinson
Parkinson adalah penyakit sistem saraf pusat yang ditandai oleh tremor. Beberapa penelitian awal menunjukkan kafein mungkin memiliki manfaat perlindungan terhadap penyakit ini.

5. Menjaga kesehatan jantung
Selama beberapa dekade, pasien dengan irama jantung yang tidak normal disarankan untuk menghindari kafein. Namun, sebuah analisis baru yang diterbitkan pada April 2018 menunjukkan bahwa minum kopi benar-benar mengurangi frekuensi fibrilasi atrium hingga 13 persen.  (Medcom/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More