Rp1.000 buat Kampung Halaman

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 09 Jun 2018, 15:00 WIB KICK ANDY
Rp1.000 buat Kampung Halaman

MI/SUMARYANTO BRONTO

ZAKARIA Atapada membuat komunitas Geser (Gerakan Seribu Rupiah). Gerakan ini awalnya terjadi ketika ia pulang ke rumah ia menemukan banyak sekali permasalahan di kampung halamannya, Nusa Tenggara Timur.

Ia merasa tidak bisa menunggu bantuan dari pemerintah sehingga ia membuat gerakan ini. "Rp1.000 memang terlihat sangat kecil, namun ketika dikumpulkan, dari ribuan orang, maka pasti akan sangat berarti dan bisa membantu."

Dimulai pada 2015, pada awalnya gerakan ini dibuat untuk memperbaiki jalan desa, tapi saat ini Geser sudah dialokasikan untuk merenovasi tempat ibadah, sekolah dan membantu biaya pengobatan orang yang tidak mampu. Bukan hanya uang, Geser membantu masyarakat membantu tenaga untuk renovasi, pun membagikan buku-buku di pedalaman NTT.

Kiprah lain, Geser melakukan penggalangan dana di media sosial dan berjualan. Keuntungannya ditabung buat kas. Semua biaya yang dialokasikan Geser selalu diperbarui di media sosial agar transparansi terjaga.

Kisah di Facebook

Geser berusaha menghidupkan kembali usaha gotong royong dan melandaskan semua ikhtiar itu untuk kontribusi pada mereka yang perlu dibantu. Semua kisah itu diceritakan dalam akun Facebook yang oleh Zakaria diberi nama I Love MY Village.

Zakaria pun membawa serta Lia, aktivis yang berfokus pada upaya menggalang buku pendidikan dan beberapa alat sekolah untuk dialokasikan bagi Komunitas Geser. Ada pula Yayasan Caraka Mulya Indonesia yang diundang karena membantu komunitas Geser.

Tak cuma itu, para penonton Kick Andy mengumpulkan donasi. Bantuan berikutnya, Kick Andy Foundation memberikan bantuan berupa pembangunan satu unit sekolah di Alor.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyebut sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme. Apakah Anda setuju mahasiswa dan dosen yang sudah terpapar paham radikalisme itu dipecat?





Berita Populer

Read More